Said Didu Sindir Soal ‘Belatung Nangka’, Ferdinand Hutahaean: Mungkin karena Ada Tong Sampah Terima Vaksin

Terkini.id, Jakarta – Ferdinand Hutahaean ikut menyindir Said Didu yang telah menerima vaksin Covid-19 padahal sebelumnya pernah beberapa kali melontarkan protes terkait vaksin tersebut.

Pada 18 Desember 2020 lalu, Said Didu bahkan sempat mencuit bahwa orang yang menerima vaksin adalah tong sampah.

“Artinya yang menerima vaksin tersebut adalah tong sampah?” tulisnya di akun Twitter @msaid_didu.

Baca Juga: Anies Baswedan Dituding ‘Mesra’ dengan Kelompok Radikal Imbas Bersyarat Reuni...

Said Didu membagian cuitan tersebut bersama pernyataan Perdana Menteri Hun Sen bahwa ‘Kamboja bukan tempat sampah dan bukan tempat untuk uji coba vaksin.’

Lalu, pada Kamis, 18 Maret 2012, Said Didu pun mengunggah foto yang memperlihatkan dirinya sedang menerima vaksin.

Baca Juga: Ferdinand Hutahaean Sindir Anis Dekat Dengan Kelompok Radikal

“Alhamdulillah vaksinasi,” tulis Said Didu.

Perbedaan sikap Said Didu itu pun banyak mendapat cibiran dari beberapa pihak seperti Denny Siregar, Guntur Romli, dan lain-lain.

Hari ini, Said Didu pun mencuita bahwa banyak bermunculan ‘belatung nangka’ sejak kemarin.

Baca Juga: Ferdinand Hutahaean Sindir Anis Dekat Dengan Kelompok Radikal

‘Sejak kemarin kaum belatung nangka bermunculan – tinggal pitek satu-satu,” kata Said Didu pada Jumat, 19 Maret 2021.

Tidak jelas apakah cuitan Said Didu tersebut adalah respons terhadap cibiran-cibiran terkait vaksin yang ia terima.

Namun, Ferdinand Hutahaean balik menyinggung Said Didu dengan mengatakan bahwa ‘belatung nangka’ itu muncul karena ada ‘tong sampah’ yang menerima vaksin.

“Mungkin belatung nangka itu muncul karena ada tong sampah yang terlihat menerima vaksin,” tulis @FerdinandHaean3 yang me-retweet cuitan Said pada Jumat, 19 Maret 2021.

Ferdinand bahkan menyindir bahwa wajar saja jika ‘belatung nangka’ muncul melihat tong sampah yang diisi sampah.

Lebih pedas lagi, Ferdinand mengatakan bahwa ‘tong sampah’ itu lebih busuk dibanding ‘nangka busuk.’

“Saya pikir wajar bang ketika belatung nangka muncul melihat tong sampah diisi sampah. Apalagi tong sampah itu bau busuknya melebihi nangka busuk,” katanya.

“Jangan bawa ke diri abang ya..!” lanjutnya.

Bagikan