Sindir Ferdinand Soal ‘Mabuk Agama’, Said Didu Sebut yang Memberi Gelar Lebih Merusak

Terkini.id, Jakarta – Muhammad Said Didu memberi tanggapan terkait istilah mabuk agama yang sempat dilontarkan Ferdinand Hutahaean saat membahas terkait minuman keras (miras). Sebelumnya, Ferdinand memang menyebutkan bahwa belum ada negara yang hancur karena mabuk alkohol namun banyak hancur karena mabuk agama.

“Setahu saya, di muka bumi ini, belum ada satu negara pun yang hancur karena legalisasi minuman beralkohol, dan tidak ada satu pun yang luluh lantak karena mabuk alkohol,” tulisnya di akun instagram @FerdinandHaean3 pada Minggu, 1 Maret 2021.

“Tapi setahu saya sudah banyak negara yang hancur karena perang yang didasari mabuk agama,” lanjutnya.

Baca Juga: Didesak Tutup Permanen Hotman Paris Sebut 2.850 Karyawan Holywings Beragama...

Istilah ‘mabuk agama’ yang digunakan Ferdinand pun dikritik oleh Said Didu.

Menurut Said Didu, justru yang lebih merusak adalah memberi gelar ‘mabuk agama’ bagi orang-orang yang hanya ingin menjalankan agamanya secara baik dan benar, dalam hal ini mengharamkan miras.

Baca Juga: Pertanyakan Kebijakan Beli Minyak Goreng Harus Pakai NIK atau Peduli...

“Dan yang lebih merusak adalah orang yang memberi gelar mabuk agama bagi orang yang ingin menjalankan ajaran agamanya secara baik dan benar, termasuk mengharamkan miras,” tulis Said Didu di twitter @msaid_didu pada Selasa, 2 Maret 2021.

Ia membagikan cuitan tersebut bersama sebuah tautan artikel berjudul ‘Kritik Pihak yang Tolak Investasi Miras, Ferdinand, Negara Hancur Bukan karena Mabuk Alkohol tapi Mabuk Agama.’

Bukan hanya Said Didu, beberapa warganet juga mempermasalahkan istilah ‘mabuk agama’ yang digunakan Ferdinand tersebut.

Baca Juga: Pertanyakan Kebijakan Beli Minyak Goreng Harus Pakai NIK atau Peduli...

“Maksudnya mabok agama itu apa? Dan agama apa yang dimaksud,” tulis @diditugunung sambil memasang emoticon marah.

“Langsung aja penistaan agama nih si Ferdinand. Laporin polisi,” tulis @sarisantidewi.

Sementara itu, ada pula warganet yang mengkritik bahwa Ferdinand seolah membenci mabuk agama tapi tidak membenci mabuk miras.

“Benci dengan orang yang mabok agama, tapi demen dengan mabok miras. Padahal sama-sama mabok,” tulis @viczugiarto.

Bagikan