Terkini.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyebut bahwa jumlah vaksinasi Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) masih tertinggal.
Sandi mengungkapkan, berdasarkan data yang, jumlah vaksinasi pertama mencapai 45,5 persen, sedangkan vaksinasi kedua belum mencapai 30 persen.
“Inilah yang kita harus kejar untuk mengenjok vaksinasi Covid-19 di Sulsel,” ungkap Sandiaga Uno saat memberikan sambutan pada kegiatan vaksinasi Covid-19, di Mall Nipa, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Selasa 23 November 2021.
Sandiaga menyebut, Sulsel merupakan salah satu destinasi wisata unggulan dan memiliki banyak produk ekonomi kreatif yang harus dikembangkan sehingga capaian vaksinasi sangat penting untuk dikejar.
Sandiaga juga mengucapkan terima kasih kepada Relawan Kawan Sandi (RKS) yang telah menggelar vaksinasi massal di Mall Nipa.
- Resmi Dibuka, Kemenparekraf RI Nilai F8 Makassar Jadi Pusat Berbagai Event Tanah Air
- Perayaan Tahun Baru 2023 Termasuk Konser Musik Diperbolehkan Asal Penuhi Syarat Ini
- Bali Disebut Penuh Kotoran Sapi Oleh Senator Australia, Menparekraf: Jangan Pernah Menghina Bali
- Senator Australia Singgung Kotoran Sapi Bertebaran di Bali, Sandiaga Uno: Jangan Pernah Menghina Bali
- Kejutan! Diajak Gabung PKS, Sandiaga Uno: Go For It
“Karena Sulsel merupakan salah satu destinasi wisata unggulan, maka harus menghadirkan program tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Untuk ekonomi bangkit juga kita harus meningkatkan protokol kesehatan (prokes),” ucapnya.
Sementara itu, Perwakilan RKS Sulsel, Muhammad Arsyad mengatakan, kegiatan vaksinasi ini menyasar masyarakat umum dan lansia. Panitia menyiapkan 1500 dosis, sementara yang mendaftar sebanyak 1200 orang.
“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam pencegahan Covid-19 sekaligus meningkatkan herd immunity (kekebalan kelompok). RKS akan membantu pemerintah agar ekonomi pulih kembali di Indonesia,” kata Arsyad.
Arsyad menyebut RKS Sulsel tidak hanya sampai di sini untuk membantu masyarakat, tapi akan menjemput bola dan mendatangi masyarakat ke kampung-kampung. Hal ini merupakan bentuk kemanusiaan agar masyarakat mau divaksin sehingga ekonomi pulih kembali.
“Kami akan memberi edukasi kepada masyarakat, agar mereka tahu manfaat vaksin dan mau divaksin. RKS ini bentuk kemanusiaan agar ekonomi pulih kembali,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
