Selain Pertamax, Luhut Sebut Pertalite dan LPG 3 Kg Akan Naik Juga

Selain Pertamax, Luhut Sebut Pertalite dan LPG 3 Kg Akan Naik Juga

R
Ainur Roofiqi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta- Luhut Binsar Panjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi turut angkat bicara terkait kenaikan harga Pertamax menjadi Rp 12.500 per liter mulai Jumat 1 April 2022.

Dilansir dari cnnindonesia.com, Luhut mengatakan tidak hanya golongan bensin dengan oktan 92 atau Pertamax yang akan naik. Dia menyebut Pertalite juga akan naik.

Overall (secara keseluruhan) yang akan terjadi nanti, Pertamax, Pertalite (naik). Premium belum. Ya, semua akan naik. Nggak akan nggak ada yang naik itu,” tegas Luhut saat meninjau Depo LRT Jabodebek di Jatimulya, Bekasi Timur, Jumat 1 April 2022.

Selain Pertalite, Luhut juga menyebut harga gas 3 Kg atau LPG melon akan ikut naik. Diketahui bahwa harga gas 3 Kg tidak pernah naik sejak tahun 2017.

“Mengenai gas 3 Kg itu kita bertahap. Jadi 1 April, nanti Juli, nanti September. Itu semua bertahap dilakukan oleh pemerintah,” kata Luhut.

Baca Juga

Meski harga-harga dinaikkan, Luhut menyatakan Pemerintah masih akan tetap mesubsidi kebutuhan rakyat kecil.

“Ada yang disubsidi, masih tetap yang untuk rakyat kecil masih tetap disubsidi,” kata Luhut. 

Luhut menambahkan, saat ini harga-harga akan naik dan tidak dapat dihindari. Kondisi ini disebut merupakan imbas dari konflik geopolitik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. 

Melalui laman resminya, PT Pertamina menyebut konflik geopolitik antara Rusia-Ukraina menjadi sebab melambungnya harga minyak mentah dunia di atas US$ 100 per barel.

Sementara itu, per 24 Maret 2022 harga minyak mentah Indonesia mencapai harga US$ 114,55 per barel dari periode Desember 2021 yang sebesar US$ 73,36 per barel.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.