Terkini.id, Jakarta – Setelah Densus 88 menangkap pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zain An Najah terkait dugaan terorisme, sebuah tagar ‘Bubarkan MUI’ menjadi trending di media sosial.
Diketahui pula usai adanya tagar ‘Bubarkan MUI’ seruan dukungan terhadap MUI bermunculan dan berbagai pihak menolak pembubaran tersebut.
Dukungan yang pertama datang dari Sekjen MUI Amirsyah yang menilai tagar ‘Bubarkan MUI’ sangat berlebihan. Dia bahkan membandingkan dengan oknum yang ada di lembaga lain.
“Jadi wacana pembubaran MUI sangat naif dan menyesalkan tidak masuk akal, dengan adanya seorang pengurus Komisi Fatwa terduga teroris. Logikanya, jika ada warga bangsa terduga teroris, Indonesia tak akan bubar. Jika ada oknum menteri yang terduga korupsi, maka Indonesia tetap utuh, demikian juga jika ada oknum TNI/Polri yang melanggar peraturan-perundangan-undangan, maka TNI/Polri tetap utuh untuk mengawal NKRI,” ujar Amirsyah.
Lanjut “Dengan kata lain, nalar akal yang waras yang terus mengalir memberikan dukungan dari masyarakat merupakan bentuk kepedulian kepada MUI dan bangsa secara keseluruhan. Oleh sebab itu, saya menghargai dukungan kepada MUI sebagai wadah berhimpun ormas merupakan pengkhidmatan untuk memperjuangkan umat dan bangsa yang aman, damai, adil dan makmur,” sambung Amirsyah.
- Aib MUI Dikuliti Netizen, Bongkar Berita Lama yang Seret Petingginya?: Mesum, Shalat Salah ...
- Tagar Bubarkan MUI Trending! Gus Mus: MUI ini Orang yang Sering Lupa, Diciptakan Pak Harto
- Tagar Bubarkan MUI Trending, Netizen: Dulu PKI Minta Bung Karno Bubarkan Masyumi dan HMI, Sekarang MUI, Jangan-jangan?
- Siap Hadapi Kelompok yang Ingin Bubarkan MUI, Haris Pertama: Bersatu Lawan Kaum Kafir!
- Din Syamsuddin: Berani Bubarkan MUI, Siap-Siap Berhadapan dengan Umat Islam
Kemudian ada, Kemenag Zainut yang secara tegas menyebutkan MUI tak berkaitan dengan Ahmad Zain an-Najah. Dia juga menilai tuntutan pembubaran MUI berlebihan.
“Adanya tuntutan sekelompok orang yang ingin membubarkan MUI. Saya kira hal itu terlalu berlebihan. Ibarat rumah ada tikusnya, masak rumahnya mau dibakar,” tutur Zainut. Dilansir dari Detikcom. Sabtu, 20 November 2021.
Lanjut “Tuduhan MUI terpapar terorisme sangat tidak berdasar, Ahmad Zain an-Najah (AZA)tidak ada kaitannya dengan MUI,” pungkasnya.
Ada pula, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi (Awiek) menilai tagar itu berlebihan dan mengada-ada.
Menurut Awiek, lembaga MUI masih sangat diperlukan untuk membina umat. Terlebih, di dalam organisasi itu terdapat banyak tokoh yang berkompeten.
Tidak hanya itu, dukungan penolakan juga datang dari PAN. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan tak setuju dengan narasi di media sosial yang menyerukan MUI dibubarkan saja.
“Saya kira tuntutan itu (pembubaran MUI) berlebihan. MUI ini penting sekali untuk bangsa dan negara. Kontribusinya banyak untuk menjaga umat dan nilai-nilai luhur agama bagi kehidupan kita bermasyarakat,” kata Zulkifli Hasan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
