Serukan Larangan Ikut Campur Perang Rusia-Ukraina, Benarkah Putin Minta Indonesia Urus Minyak Goreng?

Serukan Larangan Ikut Campur Perang Rusia-Ukraina, Benarkah Putin Minta Indonesia Urus Minyak Goreng?

R
Raja Ade Romania
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Sebuah postingan di media sosial Twitter menjadi viral sebab berisikan foto Presiden Rusia yakni Vladimir Putin dengan narasi berikut.

“Terkait konflik Rusia dan Ukraina, Presiden Putin juga mengingatkan ke Pemerintah Indonesia agar tak usah ikut campur, katanya urus saja dulu masalah minyak goreng dan BPJS Ketenagakerjaan,Terima Kasih.”

Namun, benarkah Presiden Putin meminta Pemerintah Indonesia tidak usah ikut campur dalam perang Rusia dan Ukraina?

Selain itu, Presiden Putin juga diisukan minta Pemerintah Indonesia untuk mengurus permasalahan minyak goreng saja ketimbang ikut campur dalam invasi yang sedang dilakukan Rusia terhadap Ukraina.

Dilansir Terkini.id via Galamedianews, Potongan foto Presiden Rusia Vladimir Putin seperti terlihat pada unggahan akun Twitter itu merupakan cuplikan video yang dipublikasikan akun YouTube 24 dengan judul “SEGERA! Putin menoleh ke Rusia. Video lengkap banding – Russia 24”.

Baca Juga

Presiden Rusia Vladimir Putin, sebagaimana tampak pada unggahan yang beredar di Twitter, seolah-olah memberikan pernyataan agar Pemerintah Indonesia mengurus urusan dalam negeri saja, seperti minyak goreng.

Dalam pidato yang disiarkan stasiun televisi Rusia tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin memang mengeluarkan peringatan kepada setiap negara lain yang mencoba mengganggu tindakan Rusia terhadap Ukraina perihal invasi di wilayah Ukraina.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut negara-negara yang ikut campur terhadap aksi Rusia di Ukraina akan menerima “konsekuensi yang belum pernah mereka lihat.”

Kendati begitu peringatan tersebut tidak secara spesifik ditujukan kepada Indonesia, apalagi dengan menambahkan Indonesia urus saja permasalahan minyak goreng.

Sebelumnya Pemerintah Indonesia,dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri, meminta Rusia dan Ukraina untuk menghindari eskalasi dan menyelesaikan konflik di meja perundingan.

Juru Bicara Kemenlu RI Teuku Faizasyah mengatakan Indonesia mengecam setiap tindakan yang terbukti sebagai pelanggaran wilayah teritorial dan kedaulatan negara.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.