Terkini.id, Jakarta – Tindakan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan dan menangkap puluhan warga di Desa Wadas memancing pro kontra pandangan publik.
Publik menyoroti polisi yang melakukan aksi berlebihan untuk meredam protes warga terhadap aktivitas penambangan batu andesit di wilayah mereka.
Namun Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menyebut tindakan polisi sudah sesuai dengan prosedur pengamanan.
Ia mengklaim tindakan tersebut justru untuk mengamankan warga di Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah tersebut.
“Polisi sudah bertindak sesuai prosedur untuk menjamin keamanan masyarakat,” ujar Mahfud melalui pesan singkat, Rabu 9 Februari 2022.
- Menko Polhukam Pimpin Rapat Terkait Penampungan Warga Rohingya
- Soal Habib Bahar Ditembak, Menko Polhukam Mahfud MD Buka Suara
- Mahfud MD Tanggapi Isu yang Sebut Dirinya Jadi Cawapres Dampingi Prabowo
- Ini Penjelasan PPATK Soal Transaksi Janggal Rp300 Triliun di Kemenkeu
- Heboh, Mahfud MD ungkap Transaksi Mencurigakan 300 Triliun di Kemenkeu
Mahfud juga mengklaim tidak ada sama sekali tindakan kekerasan terhadap warga, apalagi melakukan penembakan.
Tindakan-tindakan yang diambil hanya untuk menjauhkan masyarakat dari konflik horizontal serta meredam provokasi-provokasi.
“Polisi sudah bertindak atas permintaan untuk pengawalan dan menjaga masyarakat agar tidak terjebak konflik horizontal dan terprovokasi antar sesama masyarakat,” sebut Mahfud dilansir dari CNN Indonesia.
Diberitakan sebelumnya, ribuan aparat kepolisian berseragam lengkap memasuki Desa Wadas pada Selasa kemarin. Mereka juga mencopot semua alat peraga penolakan pembangunan Bendungan Bener.
Penduduk desa menyebut diperkirakan sebanyak 64 orang ditangkap aparat kepolisian. Bahkan beberapa sempat dikejar hingga masuk ke hutan. Warga mengklaim beberapa yang ditangkap masih anak-anak dan ada juga yang sudah lansia.
Saat ini masyarakat Wadas melakukan penolakan terhadap penambangan batu andesit di desa mereka. Batu tersebut menjadi salah satu bahan untuk pembangunan proyek strategis nasional (PSN) Bendungan Bener sejak 2016 silam.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
