Syahrul Yasin Limpo Rupanya Sudah Pernah Dibidik KPK Era Abraham Samad

Syahrul Yasin Limpo Rupanya Sudah Pernah Dibidik KPK Era Abraham Samad

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, MakassarSyahrul Yasin Limpo, bukanlah orang baru di pemerintahan. Sebelum menjadi Gubernur, dia melewati banyak jenjang jabatan di pemerintahan.

Syahrul pernah menjadi lurah, camat, Bupati Gowa dua periode, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Sulawesi Selatan dua periode hingga ditunjuk menjadi Menteri Pertanian di periode kedua Presiden Jokowi.

Syahrul juga bukan satu kali saja disoroti karena kasus korupsi.

Pada 2014 silam, Syahrul Yasin LImpo pernah disorot terkait dugaan korupsi proyek Center Point Indonesia (CPI) di Makassar, saat menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan.

Saat itu, Organisasi Komite Pembantu Legislatif (Kopel) mengendus penyelewengan anggaran APBD Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp164,1 miliar untuk proyek reklamasi kawasan pantai Losari untuk dijadikan Kawasan Center Point Indonesia.

Baca Juga

Pasalnya, anggaran yang dikucurkan untuk kawasan CPI yang salah satu isinya adalah pembangunan Istana Negara itu, tidak tercantum dalam RPJMD Pemprov Sulsel 2008-2013, tanpa persetujuan DPRD.

Kasus itu bahkan mendapat atensi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang saat itu dipimpin Abraham Samad.

Pada 2014 lalu, Abraham Samad saat berkunjung ke Makassar bahwa pihaknya sedang melakukan investigasi mendalam terkait CPI.

KPK ikut menindaklanjuti kasus tersebut, karena adanya kemungkinan keterlibatan kepala daerah, dalam hal ini Gubernur Sulawesi Selatan yang saat itu dijabat Syahrul Yasin Limpo.

Karena jika yang terlibat bukan Kepala Daerah, maka kasus tersebut cuma ditangani oleh Kejaksaan Tinggi.

“Kita belum naikkan kepenyidikan. Kita hanya bisa melakukan penahanan kepada Gubernur, Walikota, DPRD.

Kalau dibawahnya itu, kita serahkan saja ke Kejaksaan Tinggi. Nanti dia yang lanjutkan,” ungkap Abraham Samad kepada wartawan, kala itu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.