Tanggapi Kasus Holywings, Sandiaga Uno: Inovasi Marketing Pemasaran Kebablasan

Terkini.id, Jakarta- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno turut menanggapi kasus promo Miras oleh Holywings. Menurutnya inovasi dari segi marketing pemasaran yang dilakukan pihak Holywings kebablasan.

“Kalo dari parekraf-nya kami sangat prihatin. Inovasi dari segi marketing pemasaran ini kebablasan. Kita harus sangat hati-hati,” kata Sandiaga Uno, dalam kunjungan kerja di Kepulauan Seribu pada Selasa, 28 Juni 2022.

dilansir dari kumparan.com, Menurut Sandiaga Uno pelaku ekonomi kreatif atau ekraf seharusnya melakukan promosi tanpa harus menyebabkan perpecahan, apalagi menyangkut isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Baca Juga: Harga Mie Instan Diprediksi Naik Tiga Kali Lipat, Sandiaga Uno:...

Promo minuman keras bagi pengunjung yang bernama Muhammad dan Maria menuai kontroversi dan kecaman dari berbagai kalangan karena dianggap telah melecehkan agama dan berbau SARA.

Sandiaga Uno sangat menyayangkan promosi macam itu bisa terjadi, karena dinilai dapat merugikan dunia ekonomi kreatif (ekraf) yang baru saja mengalami pemulihan setelah pandemi COVID-19.

Baca Juga: Disebut Telah Menentukan Pilihan Jelang Pemilu 2024, Pengamat Politik Ini...

“Kita ini multietnis dan multireligi. Seharusnya saling menghargai satu sama lain. Kami tentunya berkoordinasi apalagi aparat hukum sudah turun tangan,” ujar Sandiaga Uno.

Beliau juga memberi instruksi secara tegas dari Kemenparekraf agar pelaku pariwisata dan ekraf menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

Saat ini industri pariwisata dan ekraf sedang masa pemulihan, dengan terjadinya kasus promo Miras oleh Holywings tentunya mengakibatkan dampak buruk bagi pemulihan industri pariwisata dan ekraf, bahkan secara langsung akan mengakibatkan berkurangnya lapangan pekerjaan yang tersedia di Masyarakat.

Baca Juga: Disebut Telah Menentukan Pilihan Jelang Pemilu 2024, Pengamat Politik Ini...

Sejumlah pemerintah daerah atau Pemda telah mencabut izin operasi dari Holywings, bahkan di DKI Jakarta sedikitnya   telah mencabut izin operasi 12 outlet Holywings sehingga tidak dapat beroperasi sebagaimana biasanya.

Penutupan outlet usaha Holywings di beberapa tempat tentunya memiliki dampak pada masyarakat. Awalnya para karyawan Holywings memiliki penghasilan dan lapangan pekerjaan kini menjadi pengangguran karena izin operasi Holywing dicabut sebagai buntut dari kasus promo Miras oleh Holywings.

Bagikan