Tanggulangi Kebutaan Anak, Dinkes Libatkan TP PKK dan HKI Jeneponto

Tanggulangi Kebutaan Anak, Dinkes Libatkan TP PKK dan HKI Jeneponto

EP
Syarief
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini.id,JenepontoDinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dan Hellen Keller Internasional (HKI) melakukan sosialisasi Kesehatan Mata Anak.

Sosialisasi itu yang melibatkan pengurus TP PKK Kabupaten Jeneponto itu berlangsung di ruang Kala’birang rumah jabatan Bupati Jeneponto, Jalan Sirajuddin, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Senin, 28 Oktober 2019.

Sosialisasi yang bertujuan untuk kesehatan mata itu, dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan.

Kepala Bidang (Kabid) P2P Dinas Kesehatan Jeneponto, Syusanti Mansyur, menjelaskan, mata bukan hanya jendela jiwa, tapi juga membantu untuk melihat dan memahami dunia luar

“Ada 80 persen informasi yang sampai ke otak karena melalui penglihatan mata. Mata adalah alat penting bagi setiap insan manusia,” jelas Syusanti Mansyur.

Baca Juga

Menurutnya, gangguan penglihatan dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia, untuk itu masyarakat perlu memahami bagaimana caranya untuk mencegah dan mengendalikannya.

“Saat ini angka gangguan penglihatan terus meningkat drastis. Data UNICEF menunjukkan kebutaan pada anak mencapai 1,4 juta jiwa di dunia,” ungkapnya.

Lebih lanjut Syusanti, mengungkapkan, balita masuk dalam jajaran usia paling resisten terhadap gangguan dan konsekuensi kebutaan.

“Kami himbau agar sosialisasi ini berkelanjutan untuk mendeteksi lebih dini terjadinya kebutaan anak,” harapnya.

Sementara itu,  perwakilan HKI untuk Jeneponto, Mawar, menjelaskan, HKI adalah sebuah organisasi internasional non-pemerintah yang memiliki misi menyelamatkan penglihatan dan hidup masyarakat yang paling rentan serta kurang beruntung dengan memerangi penyebab dan akibat dari kebutaan serta kekurangan gizi.

“HKI hadir di Kabupaten Jeneponto untuk melakukan sosialisasi kebutaan pada anak dan bayi kepada seluruh Puskesmas dan sektor terkait, bahkan pada proses screening, untuk mengetahui gangguan penglihatan pada anak sudah dilaksanakan baik pada anak dan bayi tingkat posyandu maupun tingkat sekolah dasar (SD),” jelas Mawar.

Sedangkan Ketua TP PKK Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan demi untuk menyelamatkan anak dari kebutaan.

“Kami sangat mengapresiasi sosialisasi ini, dengan melibatkan seluruh TP PKK dalam program pencegahan kebutaan mata anak ini menunjukkan sebagai bentuk kerjasama untuk menjalin sinergitas dalam memerangi kebutaan anak,” tutur Hj Hamsiah Iksan.

Hj Hamsiah berharap agar sasaran dari sosialisasi tersebut dapat teridentifikasi sumber daya kesehatan terhadap penanggulangan kebutaan pada anak di daerah Jeneponto.

“Sosialisasi ini juga untuk mensinergikan program P2P Dinas Kesehatan dengan program TP PKK di masing- masing Kecamatan di dalam pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.