Defisit Anggaran BPJS, Dinkes Makassar Belum Siapkan Anggaran untuk PBI

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar

Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mengemukakan, saat ini, pemerintah kota belum menyiapkan anggaran tambahan untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi masyarakat miskin.

“Ketika premi naik otomatis membengkak anggaran, sehingga nanti kita pasti rapatkan terlebih dahulu dan melaporkan kepimpinan apakah mampu atau tidak pemkot dengan itu, tetapi kan belum ada kepastian bilang naik jadi kita belum siapkan itu,” kata Naisyah.

Menurut Naisyah jika kenaikan iuran BPJS naik dua kali lipat maka pemerintah juga tentunya akan menyiapkan anggaran lebih besar dari sebelumnya. Selama ini, kata dia, pemkot menyiapkan anggaran 60 persen sebesar Rp48 miliar bagi masyarakat miskin.

“Kalau naik dua kali lipat otomatis kita harus siapkan Rp96 miliar. Dab 40 persennya provinsi. Nah mampu tidaknya Pemkot nanti diliat, karena kita mau rapatkan dulu, kemudian mengajukan ke DPRD untuk disetujui di APBD. Tetapi kalau sudah ada keputusan resmi kenaikannya pasti kita akan tindaklanjuti,” ujarnya.

Ia berharap bagaimana agar kenaikan iuran BPJS diperuntukkan bagi peserta kelas 1, dari kalangan masyarakat mampu sehingga masyarakat miskin yang ditanggung oleh pemerintah tidak mahal dan warga bisa lebih sehat.

“Kalau bisa sih yang dikasi naik iurannya untuk orang mampu saja (kelas I, kalau yang kelas III apalagi ditanggung pemerintah jangan dinaikkan. Yang pastinya biarkan pusat yang memikirkan kita tinggal menunggu keputusan resminya seperti apa,” pungkasnya.

Sebelumnya, DPR RI menolak rencana pemerintah yang ingin menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Namun, penolakan tersebut tak berlaku untuk peserta mandiri khusus kelas I dan II.

Walaupun keputusan bukan di tangan DPR melainkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), penolakan tersebut tetap diambil menjadi sebuah kesimpulan.

DPR RI mendesak pemerintah untuk mencari cara lain dalam menanggulangi defisit Dana Jaminan Sosial (DJS) kesehatan.

Berita Terkait
Komentar
Terkini