Masuk

Terdakwa Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Gaga Muhammad Dituntut 4,6 Tahun Penjara

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Handri Dwi Z pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri  Jakarta Timur, Selasa, 4 Januari 2022, menetapkan terdakwa kasus kecelakaan lalu lintas Gaung Sabda Alam Muhammad atau Gaga Muhammad dituntut 4 tahun 6 bulan dipenjara dan denda uang sebesar Rp 10 juta.

“Menjatuhkan pidana penjara 4 tahun 6 bulan dan denda Rp 10 juta yang apabila tidak dibayarkan diganti dengan pidana 2 bulan penjara,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Handri Dwi Z dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Selasa, 4 Januari 2022.

Dilansir dari Kompascom. Sekasa, 4 Januari 2022. Berdasarkan tuntutan jaksa pihak kuasa hukum Gaga Muhammad meminta waktu untuk mengajukan nota pembelaan atau pledoi.

Baca Juga: Aplikasi JRcare Diluncurkan Jasa Raharja, Apa Manfaatnya?

“Mohon kami diberikan waktu satu minggu untuk membuat pembelaan dan bicara dengan terdakwa juga,” tutur Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum Gaga Muhammad.

Pada persidangan tersebut Gaga Muhammad hanya menyerahkan semua kepada pengacaranya.

“Saya serahkan semua pada penasihat hukum,” timpal Gaga.

Baca Juga: 2 Kali Beraksi, Pelaku Pemerkosa Siswi SMP Dijerat Maksimal 15 Tahun Penjara

Diberitakan sebelumnya, tagar Justice For Laura bertengger di trending topic Twitter setelah selebgram Laura Anna mengunggah potret diri bersama rekan-rekannya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Laura Anna tengah menuntut keadilan setelah lumpuh dari kecelakaan mobil yang dikemudikan mantan kekasihnya, Gaga Muhammad, pada Minggu, 8 Desember 2019 lalu.

Laura menderita Cervical Vertebrae Dislocation atau dislokasi tulang leher yang menyebabkan dirinya mengalami kelumpuhan pasca-kecelakaan.

Sementara Gaga sebagai pengemudi, hanya mengalami cedera ringan pada beberapa bagian tubuh termasuk pelipisnya.

Baca Juga: Parah! Sebut Al-Qur’an Ajaran Aneh, Pendeta Saifuddin: Kalau Saya Pulang Bisa Meninggal di Penjara ….

Di tengah proses persidangan, Laura Anna meninggal dunia pada Rabu, 15 Desember 2021.

Jenazah Laura Anna kemudian disemayamkan lalu dikremasi di rumah duka Grand Heaven, Pulit Jakarta Utara, Kamis, 16 Desember 2021.

Sementara itu, abu kremasi Laura dilarung di lepas pantai Ancol, Jakarta Utara, Jumat, 17 Desember 2021.