Terkini.id, Michigan – Terjadi kasus penembakan di sebuah sekolah menegah di negara bagian Michigan, Amerika Serikat.
Menyebabkan tiga orang siswa tewas dan enam lainnya terluka termasuk guru.
Para pejabat mengatakan melalui media bahwa tersangka seorang siswa berjenis kelamin laki- laki berusia 15 tahun. Setelah memanggil polisi, pelaku lima menit kemudian menyerahkan dirinya.
Polisi menyatakan bahwa pelaku melepaskan 15 hingga 20 tembakan dengan pistol semi otomatis dan bertindak seorang diri.
Hingga saat ini motif dari pelaku yang menembak di kota Oxford sekitar 65 km dari Detroit masih belum jelas.
- Wakil Wali Kota Makassar Apresiasi Poltekkes Gelar Agenda Internasional di Kota Daeng
- RSUD Regional La Mappapenning Bone Miliki Fasilitas Canggih Berkelas Internasional
- Tangkap Perempuan di Thailand Tanam Ganja, Aksi Polisi Ini Dikecam
- Waspada, Cacar Monyet Menyebar Melalui Hubungan Seks, WHO: Hati-hati Komunitas LGBT
- Kedubes Inggris di Jakarta Mendesak Masyarakat Internasional untuk Menghapus Diskriminasi LGBT+
Wakil Sheriff Oakland County Mike McCabe menjelaskan kepada wartawan pada konferensi pers di luar Oxford High School pada Selasa 20 November 2021 bahwa panggilan ke layanan darurat terjadi pada pukul 12:51 waktu setempat.
Hanya dalam beberapa menit, para pejabat telah menerima 100 panggilan ke 911.
Seorang petugas polisi yang ditempatkan di sekolah membantu menangkap tersangka.
Tidak ada tembakan yang dilepaskan selama penangkapan, dan remaja itu tidak mengalami luka. “Dia menyerah tanpa masalah,” ungkap McCabe.
Semua orang di sekolah telah dievakuasi, dan petugas sedang mencari korban tambahan di dalam gedung tersebut.
Dalam konferensi pers, para pejabat menyatakan pelaku hingga kini menolak untuk berbicara.
Mereka menambahkan bahwa pelaku tidak mengenakan pelindung tubuh, dan para pejabat tahu bagaimana senjata itu dibawa ke sekolah tetapi belum dapat mengungkapkan detailnya lebih lanjut.
“Tentu saja saya kaget. Saya hancur,” ungkap Inspektur Sekolah Oxford Tim Throne.
Menurut Throne, belum diputuskan apakah kelas akan dilanjutkan pada Rabu 1 Desember 2021.
Menurut kelompok kontrol pro-senjata Everytown, penembakan yang terjadi di halaman sekolah terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir ini.
Jumlah penembakan sempat mengalami penurunan singkat tahun lalu selama penguncian virus corona.
Tetapi jumlah serangan semacam itu kembali melonjak dengan 138 insiden tembakan di halaman sekolah pada tahun ini.
Referensi: Okezone.com
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
