Terkait Penundaan Pemilu, Rocky Gerung: karena Belum Punya Calon

Terkini.id, Jakarta- Terkait penundaan Pemilu, pengamat politik Rocky Gerung menyebut wacana tersebut menyeruak karena penguasa belum memiliki pengganti.

“Karena kekuasaan belum punya calon. Kalau sudah ada calon pasti dipercepat kan,” ucap Rocky, Rabu 2 Maret 2022.

Selanjutnya menurut Rocky penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden akan merugikan demokrasi dan hanya menguntungkan rezim.

Baca Juga: Sebut Benny Mamoto Harus Introspeksi Diri Karena Terus Dihujat, Rocky...

Menurutnya, demokrasi akan dicederai mengingat Undang-Undang Dasar 1945 telah mengamanatkan bahwa pergantian kekuasaan harus dilakukan secara demokratis lewat pemilihan umum berkala.

“Pergantian kekuasaan harus dilakukan secara demokratis artinya melalui pemilihan, bukan perpanjangan atau penundaan,” ungkap Rocky, dilansir dari CNN Indonesia.

Baca Juga: Pasca Ditetapkannya Ferdy Sambo Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Brigadir J,...

Lebih lanjut Rocky menilai wacana penundaan Pemilu yang bersumber dari Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan masuk akal.

Sebab menurut Rocky, orang yang paling dekat dengan Presiden Jokowi adalah Pak Luhut.

“Masuk akal Pak Luhut yang paling dekat dengan presiden,” katanya..

Baca Juga: Pasca Ditetapkannya Ferdy Sambo Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Brigadir J,...

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa wacana penundaan Pemilu mencuat dalam beberapa hari terakhir.

Sejumlah partai seperti PKB, Golkar, dan PAN menyatakan sepakat Pemilu ditunda. Wacana ini mendapatkan kritikan keras dari banyak pihak.

Atas wacana tersebut, Juru Bicara Luhut Binsar Pandjaitan, yakni Jodi Mahardi lantas angkat suara. Dia mengakui bahwa Luhut memang sering bertemu dengan tokoh politik.

Namun, ia menampik usulan penundaan Pemilu 2024 didesain oleh Luhut.

“Pak Luhut kan sering bertemu dengan berbagai tokoh politik. Itu mungkin dilakukan Pak Luhut untuk mem-brief perkembangan terkini. Tapi setahu saya tidak ada pembahasan atau perpanjangan itu dari ide Pak Luhut itu enggak ada,” jelasnya.

Bagikan