Terkini.id – Pelaksana Tugas Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina meninjau proses vaksinasi untuk negeri yang diperuntukkan bagi tenaga pendidik, pemuda, santri/pelajar dan mahasiswa, di Pondok Pesantren An-Nahdlah Makassar, Senin 13 September 2021.
Naoemi hadir mendampingi Penasehat Dharma Wanita Kementerian Pemuda dan Olahraga, Nadiah Zainuddin Amali, hadir Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam.
vaksinasi Covid-19 ini diikuti sebanyak 200 orang, dengan melibatkan tiga pesantren. Masing-masing Pesantren An-Nahdlah, Pesantren As’adiyah dan Pesantren Faqihul Ilmi.
Naoemi Octarina mengatakan, vaksinasi untuk negeri ini untuk melindungi generasi masa depan, sekaligus persiapan pelaksanaan belajar tatap muka.
Ia mengapresiasi kehadiran Nadiah Zainuddin Amali, atas atensinya terhadap pelaksanaan vaksinasi di Sulsel.
- Ruas Jalan Makassar-Takalar dan Gowa Capai 26 Persen, Gubernur Sulsel: Progresnya Terus Berjalan
- Proyek MYP Sulsel Dikebut, Lima Paket Jalan Tunjukkan Progres Signifikan
- Di Hari Jadi ke-66, Gubernur Canangkan Kota Parepare sebagai Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
- Gubernur Sulsel Dorong Percepatan Pembangunan Enrekang di HUT ke-66
- TP PKK Sulsel Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini Lewat "Go to School" di Wajo
“Kegiatan vaksinasi ini butuh sinergi antara organisasi, komunitas, pemerintah pusat, provinsi dan masyarakat. Kami dari PKK juga sangat mendukung kegiatan vaksinasi untuk masyarakat,” kata Istri Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman ini.
Naoemi memaparkan, Pemprov Sulsel juga memiliki mobile vaccinator yang berkeliling ke kabupaten kota untuk pelaksanaan vaksinasi.
PKK juga baru-baru ini mengadakan vaksinasi khusus perempuan, karena banyak perempuan saat vaksin tidak mau kelihatan auratnya.
“Vaksinasi khusus perempuan ini kami bersinergi dengan Dharma Wanita dan Dekranasda, dan ada sponsorship dari PLN dan Kalbe Farma,” imbuhnya.
Untuk vaksinasi pelajar, lanjutnya, capaiannya baru 5 persen. Ia pun meminta sinergi dari pendidik untuk memberikan informasi agar dilakukan percepatan.
“Bagi yang sudah divaksin, bukan berarti bebas Covid, tetap lakukan protokol kesehatan, dan memberikan edukasi kepada orang-orang di sekeliling kita yang belum vaksin karena termakan berita hoax,” pesan Naoemi.
Penasehat Dharma Wanita Kementerian Pemuda dan Olahraga, Nadiah Zainuddin Amali mengatakan, program ini untuk mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi untuk persiapan belajar tatap muka.
Pihaknya mengapresiasi pesantren ini atas semangatnya melaksanakan vaksinasi untuk 1.200 peserta.
“Atas partisipasi semua pihak, kami sampaikan terima kasih. Adik-adik yang akan divaksin, tetap jaga protokol kesehatan,” pungkas Nadiah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
