UMK 2020 Bakal Alami Kenaikan, Disnaker Ingatkan Pengusaha Patuhi Standar Pengupahan

Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Irwan Bangsawan, mengklaim Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2020 bakal mengalami kenaikan. Ia memperkirakan di atas Rp3 juta.

Kendati begitu, ia tak bisa memastikan jumlah pastinya karena harus melalui rapat dengan berbagai pihak terlebih dahulu.

Irwan mengatakan, UMK tahun depan ditetapkan paling lambat 21 November mendatang. Dia mengatakan, saat ini, dewan pengupahan masih melakukan survei.

Dewan Pengupahan ini berasal dari unsur pemerintah, perwakilan serikat pekerja dan pengusaha.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Saat ini Dewan Pengupahan sudah melakukan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di beberapa pasar yang ada di Makassar. Kalau melihat ini, mungkin kita tetapkan sekitar 15 November,” kata Irwan, Jumat, 25 Oktober 2019.

Baca Juga: Darurat PHK di Tengah Krisis, Disnaker Makassar Sosialisasi Kartu Pra...

“Hal itu jika penghitungan nilai upah mengacu pada PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan,” tambahnya.

Berdasarkan rugulasi tersebut, besaran UMK dihitung menggunakan rumus, yaitu menambahkan UMK tahun berjalan dengan hasil perkalian antara nilai inflasi dan pertumbuhan ekonomi dengan nilai UMK tahun berjalan.

Irwan menambahkan pembahasan kenaikan UMK juga menunggu penetapan Upah Minimum Provinsi. Biasanya acuan besaran UMK berada di atas UMP.

Baca Juga: Disnaker Makassar Minta Pekerja yang di PHK Gegara Corona Melapor

Irwan pun mengingatkan para pengusaha agar mematuhi standar pengupahan jika mulai berlaku tahun depan. Pasalnya, kata dia, perusahaan yang tidak membayarkan upah pekerja sesuai standar bakal diberi sanksi tegas.

Namun tentu tidak semua perusahaan wajib menerapkan. Irwan menambahkan, perusahaan yang wajib menerapkan adalah perusahaan yang memiliki kekayaan perusahaan minimal Rp250 juta.

“Kalau ada yang tidak menerapkan, kita beri sanksi administratif, pembekuan perusahaan. Minimal perusahaan yang menetapkan punya kekayaan perusahaan Rp250 juta,” ungkapnya.

Diketahui, UMK 2019 ini adalah Rp 2.941.270. Jumlah ini mengalami kenaikan 8,03 persen dari UMK 2018. Dimana UMK 2018 adalah sebesar Rp 2.722.000.

Bagikan