Usaha Kuliner di Sulsel Diwajibkan Menggunakan Label Halal

Sri Rahmi. /Nasruddin

Terkini.id — Semua usaha kuliner dan produk makanan di Sulsel diwajibkan menggunakan label halal. Hal itu tercantum dalam draf Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Produk Halal yang nantinya akan menjadi Peraturan Daerah (Perda) di Sulsel.

Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Produk Halal DPRD Sulsel, Sri Rahmi menjelaskan, dalam Ranperda tersebut akan membantu menfasilitasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk mendapatkan label halal di Sulsel.

“Jadi semua usaha kuliner di Sulsel wajib menggunakan label halal. Kecuali dia menjual produk non halal, wajib mencantumkan label non halal,” ujar Sri Rahmi, di DPRD Sulsel, Jumat 16 Agustus 2019.

Sri menambahkan, Ranperda itu juga mengamanahkan untuk membentuk lembaga pemeriksaan produk halal tingkat provinsi. Lembaga itu diharapkan efektif melakukan pembinaan dan pengawasan peredaran produk halal di Sulsel.

“Kita berharap kabupaten/kota juga dapat mengikuti membuat lembaga pemeriksaan produk halal. Kita juga nantinya kita akan sosialisasi ke masyarakat termasuk pelaku usaha agar segera mendaftarkan usahanya untuk mendapatkan sertifikat halal. kalau tidak akan ada sanksinya,” pangkasnya.

Menarik untuk Anda:

Pansus Produk Halal telah memfinalisasi Ranperda Produk Halal, selanjutnya ranperda itu akan diparipurnakan untuk menjadi perda.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Lies F Nurdin Imbau Siswa Tetap Bijak Gunakan Plastik

Staf dan Anggota Dewan Ikut Rapid Test Massal di DPRD Sulsel

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar