Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar telah merancang konsep baru ihwal vaksinasi Covid-19. Vaksinasi tersebut bakal menyerupai konsep Pemilu.
Hal itu untuk menggencarkan vaksinasi 100 persen Rukun Tetangga (RT) per hari.
“Kita mulai setelah ada data-datanya karena kita ingin mengundang, sistemnya adalah mengundang seperti Pemilu. Mengundang rumah per rumah untuk divaksin. Dua hari satu kecamaatan. Total 100 persen,” kata Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Senin, 13 September 2021.
Danny mengatakan percepatan vaksinasi tersebut untuk menghadapi kemunculan mutasi baru Covid-19 bernama varian MU atau Lamda.
“Vaksinasi saja dulu kita tuntaskan, terserah apakah nanti kebal atau tidak dengan varian MU atau Lamda. Yang jelas kita fokus selesaikan vaksinasi dulu,” ucap Danny.
- Penerima Vaksinasi Covid-19 Dosis Empat di Makassar Baru 0,21 Persen
- 63.178.098 Penerima Vaksinasi COVID-19 Dosis Penguat di Indonesia
- Gebyar Vaksinasi Covid-19 secara Inklusif Digelar di Pendopo Rujab Bupati Enrekang
- Pemprov Sulsel Benahi Data Penyandang Disabilitas Guna Penuhi Cakupan Vaksinasi Covid-19
- Jubir Satgas Covid-19: SE Terbaru Pemerintah Menetapkan Bahwa Pelaku Kegiatan Berskala Besar Wajib Menunjukkan Status Vaksinasi Covid-19
Ia mengatakan saat ini pemerintah Kota Makassar telah menerima 60 ribu dari total 114 ribu vaksin dari pemerintah pusat.
“Kalau saya lihat 114 ribu tapi baru 60 ribu yang dikasih. Jadi kita minta semua. Target herd immunity satu hari di luar TNI Polri 15 ribu satu hari,” kata Danny.
Selama ini, kata Danny, program vaksinasi dari TNI dan Polri sudah berjalan, justru pemerintah kota yang tak berjalan karena terkendala masalah vaksin yang kosong.
“Saya kira kalau ini bergerak serentak bisa mencapai 100 persen atau menghampiri target 1,1 juta vaksinasi,” ucap Danny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
