Terkini.id, Jakarta – Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengungkapkan perbedaan antara Presiden Jokowi dan Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono perihal wacana perpanjangan masa jabatan Presiden RI.
Hal tersebut disampaikan Refly Harun melalui sebuah unggahan video dikanal Youtobe miliknya.
Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa wacana perpanjangan masa jabatan Presiden RI menjagi 3 periode bergema usai para tokoh dari elite pemerintah dan Ketua Umum Partai Politik menyebut ke publik.
“Kalau Jokowi diam-diam menskenariokan, pertama untuk 3 periode. Itu mungkin agak susah. Kedua, perpanjangan masa jabatan sampai 2027, dan penundaan pemilu yang konsekuensinya ya perpanjangan masa jabatan juga,” ungkapnya.
Karena, lanjut Refly bahwa tidak mungkin ada penjabat presiden atau presiden caretaker.
- Sebut Ferdy Sambo Akan Hadapi Hukuman Mati, Refly Harun: Sesantai itu, This Is The Question!
- Refly Harun: 8 Anak Buah Fadil Imran Dicopot , Tapi Kok Tidak Dimasalahkan!
- Autopsi Ulang Brigadir J Dilakukan, Refly Harun Sebut Dua Kelompok Ini Harus Diminta Tanggung Jawab!
- Sebut Ada Aroma Rekayasa Kasus Brigadir J, Refly Harun: Kasus di Delay Lama!
- Sebut MK Tolak Presidential Threshold Tidak Konsisten, Refly Harun: Tidak Mungkin Parpol Regenerasi Kepemimpinan!
“Ya jadi kalau belum ada presiden baru yang dilantik, maka presiden lama masih menjabat,” ujarnya. Dikutip dari Wartaekonomi. Minggu, 3 April 2022.
Sedangkan di era SBY, kata Refly tidak pernah mendengar ada isu perpanjangan masa jabatan baik dari menteri dan partai koalisi pemerintah yang menunjukan SBY tidak tergoda.
Hal inilah yang menjadi perbedaan essensial antara Era SBY dan Jokowi dalam menanggapi perpanjangan masa jabatan.
“Dari menteri SBY, kita tidak pernah mendengar isu itu, sedangkan menteri Jokowi, Bahlil Ngomong paling tidak, Airlangga ngomong, Luhut ngomong, Muhaimin Iskandar ngomong, dan Zulkifli Hasan ngomong,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
