Terkini.id, Makassar – Kabar duka menyelimuti Nahdlatul Ulama (NU). Tokoh intelektual NU, Bisri Effendy, dikabarkan meninggal dunia.
Ucapan duka pun mengalir di sejumlah Grup WhatsApp warga Nahdliyin.
Melansir tribuntimurcom, Selasa, 18 Agustus 2020, Bisri Effendy meninggal dunia pada Senin, 17 Agustus 2020, malam.
Almarhum disemayamkan di kediamannya di Kukusan, Depok, Jawa Barat, sebelum dikebumikan.
“Semoga beliau khusnul khatimah, Alfatihah,” kata Ketua Lembaga Talim wa Nasyr (LTN) NU Sulsel, Syamsurijal Adhan.
- DPRD Sulsel Bahas Ranperda Kenaikan Pajak Kendaraan, Bapenda Sepakat Naikkan Tarif
- Pelindo Gandeng Kejati Maluku Kawal Proyek Strategis Terminal Pelabuhan Ambon
- Dukung Implementasi B50, Pelindo Marine Amankan Distribusi FAME di Pelabuhan Tanjung Perak
- Pegadaian Area Makassar 1 Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Nasabah dan Masyarakat
- Ruang Ingatan 2026 Ajak Warga Menelusuri Jejak Ujung Pandang dan Identitas Makassar di Benteng Rotterdam
Sosok Bisri Efendy dikenal sebagai salah satu sahabat almarhum mantan presiden RI, KH Abdurahman Wahid (Gus Dur).
Almarhum lahir di Jember, Jawa Timur pada 12 Maret 1953.
Bisri Effendy menjadi sosok yang memberikan kata pengantar untuk salah satu buku karya Gus Dur berjudul ‘Tuhan Tak Perlu Dibela’.
Almarhum merupakanalumnus Pondok Pesantren Salafiyah “Darul Hikam” Bendo, Pare, Kediri, Jawa Timur.
Ia menyelesaikan studi S1-nya di Fakultas Adab IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Di kampus tersebut, Bisri Effendy bersahabat dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
