Waspada : Negara Tetangga Indonesia ‘Australia’ Laporkan adanya Kasus Cacar Monyet atau Monkeypox

Waspada : Negara Tetangga Indonesia ‘Australia’ Laporkan adanya Kasus Cacar Monyet atau Monkeypox

R
Indrawati Alhas
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Belum usia kekhawatiran masyarakat akan adanya Covid-19 dan disusul oleh Hepatitis akut yang muncul secara misterius, baru-baru ini beberapa negara di kawasan Eropa dan termasuk negara tetangga kita yakni Australia melaporkan adanya kasus Cacar Monyet.

dilansir dari CNN Indonesia, Pada Jum’at, 20 Mei 2022, pihak berwenang negara Australia melaporkan adanya identifikasi kemungkinan kasus cacar monyet pada turis yang baru saja kembali dari inggris, dan masih dilakukan pengujian untuk memastikan pada kasus infeksi probable.

“Hanya untuk meyakinkan masyarakat, ini bukan mekanisme penyebaran yang sama seperti COVID atau flu, di mana penyebarannya lebih cepat,” kata Kepala Petugas Kesehatan negara bagian New South Wales Kerry Chant, dikutip dari Reuters.

Penyakit Cacar Monyet atau monkeypox adalah penyakit yang umumnya ditemukan di Afrika, penyakit ini disebabkan oleh Virus yang di sebut MPXV atau monkeypox virus. Sesuai dengan namanya, penyakit ini berasal dari infeksi pada monyet.

Pada tahun 1958 cacar menyerang koloni monyet pada laboratorium penelitian monyet di Kopenhagen, Denmark. Pada tahun 1970 kasus cacar monyet pertama yang menyerang manusia yakni anak laki-laki berusia 9 tahun di Republik Demokratik Kongo kawasan Afrika.

Baca Juga

Selanjutnya menyusul 11 negara di kawasan Afrika yakni Afrika Tengah dan Barat yang terserang penyakit ini di antaranya adalah negara Gabon, Pantai Gading, Nigeria dan Sudan. Pada wilayah ini, cacar monyet termasuk endemik, oleh karenanya terdapat dugaan penyakit cacar monyet pada manusia berasal dari Afrika.

Adapun gejala awal dari penyakit cacar monyet hampir sama dengan cacar biasa yakni meliputi demam, sakit kepala, dan ruam kulit mulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh. Penularan penyakit cacar monyet dapat disebabkan adanya kontak yang sangat dekat dengan mereka yang terinfeksi virus.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.