Sentil Panitia Formula E, Yusuf Muhammad: Dulu Ngakunya Sponsorship Sudah Antri, Tapi Ternyata Semua Omong Kosong!

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad melontarkan sindiran kepada panitia Formula E yang temui Menteri Erick Thohir agara BUMN mau menjadi sponsor ajang balap tersebut.

Yusuf Muhammad menyindir bahwa panitia Formula E dulu mengaku para sponsor sudah mengantri, namun ternyata hanya omong kosong.

“Dulu panitia Formula E ngakunya sponsorship sudah antri, tapi ternyata semua omong kosong!” kata Yusuf Muhammad, sebagaimana dikutip dari akun Twitter pribadinya pada Senin, 23 Mei 2022.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Enam Tersangka Penistaan Agama Kasus Promo Holywings, Yusuf...

“Kini panitia Formula E ‘ngemis’ ke erickthohir berharap agar BUMN mau jadi sponsor. Di lain sisi para buzzer Balai Kota saling bersahutan trus nyinyirin Jokowi dan BUMN soal BBM,” sambungnya.

Dilansir dari Suara, Ketua Organizing Committee Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni berharap BUMN menjadi sponsor untuk Formula E.

Baca Juga: Usai Isu Megawati Soal Tukang Bakso, Anies Puji Tukang Bakso:...

Ahmad Sahroni mengatakan sudah menyampaikan proposal sponsor kepada Menteri BUMN, Erick Thohir pada Senin, 9 Mei 2022.

“Tanggal 9 Mei, habis Presiden datang hari Kamis, Senin saya menghadap Pak Erick untuk sampaikan proposal. Tapi sampai hari ini belum ada feedback,” katanya Sahroni.

“Kita berharap karena ini kegiatan internasional, saya dan panitia berharap BUMN berikan sponsor secara mutlak,” sambungnya.

Baca Juga: Usai Isu Megawati Soal Tukang Bakso, Anies Puji Tukang Bakso:...

Sebelumnya, Vice Managing Director Formula E Jakpro, Gunung Kartiko mengatakan bahwa sudah banyak pihak yang mau menjadi sponsor.

Namun, Gunung Kartiko tidak menyebutkan nama-nama perusahaan yang ia maksud telah mau menjadi sponsor.

Ia hanya mengungkapkan bahwa dari sisi industri, cukup beragam perusahaan yang menjadi sponsorship Formula E.

“Yang pertama dari bank lokal, bank swasta, nasional, perusahaan digital, perusahaan listrik, food and beverage juga ada. Kita juga ada hospitality, perhotelan, kemudian dari sisi kesehatan, telco company, dan otomotif,” ujarnya.

Gunung mengatakan nama sponsor belum dapat disampaikan sekarang karena masih menunggu persetujuan dari Formula E Operation.

“Detailnya seperti apa kita akan sampaikan dalam waktu terpisah karena dalam beberapa saat masih ada yang akan kita tanda tangan kontrak lagi,” kata Gunung.

“Jadi, insyaallah akan kita update nanti di minggu depan, Tapi bisa kita sampaikan bahwa ini adalah industri-industri sudah melakukan sponsorship dengan kita,” lanjutnya.

Bagikan