Terkini.id, Jakarta – Politisi Demokrat, Syahrial Nasution mengomentari penunjukkan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan.
Syahrial Nasution menyebut bahwa Zulkifli Hasan tidak mencerminkan sama sekali mengenai penyelesaian permasalahan pangan yang sedang dihadapi oleh Indonesia sejak beberapa waktu belakangan.
Politisi Demokrat itu juga berpendapat bahwa pengganti Mendag Muhammad Lutfi itu lebih dekat kepada sistem politik kekuasaan.
Meski demikian, penunjukkan Zulkifli Hasan sebagai Mendag ia mengakui bahwa itu sepenuhnya hak perogratif presiden.
“Pengganti Mendag M. Lutfi jauh dari cerminan penyelesaian masalah yang dihadapi rakyat. Lebih dekat kepada soal politik kekuasaan”, kata Syahrial Nasution, dikutip dari cuitannya pada, Jumat 17 Juni 2022.

- Sarankan Demokrat Tidak Seperti Orang Patah Harapan, Achmad Baidowi: Ikut Saja KIB!
- Syahrial Nasution: Big Data itu Produk Ilmiah Jika Tidak Berani Membukanya ke Publik, Apa Bedanya dengan Obrolan Warung Kopi?
- Kritik Pernyataan Jokowi Soal Penundaan Pemilu, Syahrial Nasution: Kalau Usul Sistem Khilafah dan Komunis Bagaimana?
- Jokowi Sebut Penundaan Pemilu Bagian Demokrasi, Syahrial Nasution: Bagaimana dengan Orang yang Usul Pemerintahan Diganti Komunis?
- Sekjen Garda Bangsa Tanggapi Pernyataan Syahrial Soal Usulan Pemilu 2024 Ditunda: Ga Perlu Kayak Anak Kecil!
Penerapan hak perogratif presiden dalam penunjukkan Mendag baru ini ia sebut mengundang banyak tanya dari berbagai pihak.
Terlebih, tantangan terbesar Mendag dalam waktu dekat ini adalah sesegera mungkin menerapkan strategi untuk memulihkan dan mensatbilkan harga pangan.
“Meski hak perogratif presiden, penerapannya mengundang banyak tanya. Kestabilan harga bahan pokok dalam waktu cepat jadi tantangan. Jangan-jangan makin tak terekendali?”, sambungnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menunjuk Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan yang baru menggantikan Muhammad Lutfi.
Dalam hari pertamanya menjalankan Amanah sebagai Mendag, Zulkifli Hasan mengaku kaget dengan harga kebutuhan pokok yang kian melambung dan hampir semua harga kebutuhan naik.
“Saya terus terang shock juga karena pembelinya ngeluh, yang jual juga ngeluh. Terasa sekali memang beban hidup itu meningkat”, kata Zulkifli Hasan.
Resksinya ini disampaikan setelah melakukan Sidak ke pasar Cibubur, Jakarta Timur. Dalam Sidaknya itu, dia mendengar keluhan pembeli dan pedagang yang mengeluhkan masalah harga yang kian melambung.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
