Terkini.id, Jakarta – Kabar Ustaz Abdul Somad yang dideportasi dari Singapura menjadi ramai di media sosial, setelah sang penceramah kondang itu mengabarkan lewat media sosialnya.
Atas kabar beredar tersebut, pihak Dubes RI untuk Singapura, Suryopratomo, mengklarifikasi bahwa UAS bukan dideportasi, tapi tidak diterima oleh Singapura.
Suryopratomo menjelaskan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan Otoritas Imigrasi dan Pemeriksaan (ICA). Dari mereka Suryo mendapatkan keterangan terkait perihal yang menimpa UAS di Negeri Singa.
“Menurut mereka, ICA memang menetapkan not to land (NTL) kepada UAS karena tidak memenuhi kriteria untuk eligible berkunjung ke Singapura,” ujar Suryo saat dihubungi kumparan.
Sayangnya, ICA tidak mengungkap alasan larangan masuk kepada UAS. Dari keterangan ICA, Suryo memastikan UAS bukan dideportasi melainkan tak diizinkan masuk.
- Daniel Mananta Sebut Ada Jin Kafir di Patung Salib, Effendi: Apa Itu Kafir?
- UAS Ungkap Amalan Terhindar dari Pelet: Dibaca Pagi dan Malam Sebelum Tidur
- Ketemu Habib Rizieq, Ustadz Abdul Somad: Beliau Tak Pernah Rugikan Negara
- UAS Disinggung Keras Soal Donasi Kapal Selam 2 Miliar: Dana Nyangkut di Gigi
- Pernah Himpun Donasi 2 Miliar Untuk Kapal Selam, UAS Disindir: Kemana Ya?!
“ICA tidak mau menjelaskan kriteria yang mereka tetapkan. ICA juga tidak mau menjelaskan apakah UAS masuk blacklist mereka atau tidak. NTL umum dilakukan Imigrasi setiap negara. Untuk lebih jelas lebih baik hubungi Kedubes Singapura di Jakarta karena kewenangan itu sepenuhnya ada di Pemerintah Singapura,” papar dia.
“Jadi bukan dideportasi, tetapi tidak diizinkan masuk,” jelas Suryo.
UAS dan keluarga serta sahabatnya pergi ke Singapura pada Senin (16/5) dalam rangka liburan. Mereka berangkat dari Pelabuhan Feri Batam dan mendarat di Pelabuhan Tanah Merah pada Senin siang.
Akan tetapi, UAS kemudian ditahan di sebuah ruangan yang menurutnya mirip penjara. Setelah itu, rombongan disuruh kembali ke Indonesia.
UAS Desak Dubes Singapura Beri Penjelasan
UAS mendesak Dubes Singapura di Jakarta memberi penjelasan.
“Pegawai Imigrasi tidak bisa menjelaskan (mengapa kami dideportasi). Yang bisa menjelaskan Ambassador Singapore in Jakarta. You have to explain to our communities why did your country, why did your government reject us. Why did your government deport us,” ujar UAS di kanal Hai Guys Official, Selasa 17 Mei 2022.
“Kenapa? Apa karena teroris? Apakah karena ISIS? Apakah karena bawa narkoba? Harus dijelaskan,” tandas ustaz terkemuka di Indonesia ini.
UAS juga mengaku berkas perjalanan yang dibawanya lengkap. “Tidak kurang satu apa pun,” ujarnya sembari memberlihatkan dokumen yang dia maksud.
Prosedur pemeriksaan Imigrasi juga telah selesai dilakukan, seperti cap paspor dan scan sidik jari. Saat semuanya beres, UAS yang ada di barisan terakhir di antara rombongan, ditarik oleh petugas.
“Begitu selesai mau keluar, tas ditarik (saya disuruh) masuk,” ujarnya.
Di media sosial, kabar penolakan UAS banyak dibagikan netizen. Beberapa pendukung Ustaz Abdul Somad mengaitkan itu dengan rezim pemerintah Indonesia yang selama ini dianggap berseberangan dengan Abdul Somad.
“Penjelasan Ustadz Abdul Somad, beliau hendak berlibur ke Singapura … eeehhh … dideportasi. Salahnya apa ga jelas ! 🙄🙄🤔🤔
Menurut gw, deportasi “pesenan” rezim dungu dah nih ..,” tulis akun @latief_ira yang membagikan video penjelasan Abdul Somad.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
