Terkini.id – Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Selle KS Dalle mengingatkan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman untuk merevisi kebijakan terkait keluarga ASN lingkup Pemprov wajib vaksin booster sebagai syarat untuk mencairkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Menurutnya, kebijakan tersebut sangat memberatkan ASN untuk mencairkan TPP. Hal itu berdasarkan aspirasi dan keluhan dari para keluarga ASN lingkup Pemprov Sulsel yang masuk di DPRD Sulsel.
“Atas nama lembaga DPRD meminta kepada gubernur untuk merevisi intruksi itu, menurunkan sebagai imbauan untuk keluarga ASN, kalau ASN boleh lah intruksi,” kata Selle KS Dalle, Jumat 17 Juni 2022.
Selle menambahkan, harusnya Gubernur Andi Sudirman bijak dalam memahami situasi yang ada.
“Pak gubernur tidak boleh kaku terhadap kebijakan, apalagi kebijakan yang diambil pak gubernur ini menurut saya semangatnya bisa kita pahami,” jelas politisi Partai Demokrat itu.
- Hari Kartini, Kaukus Parlemen DPRD Sulsel Usul Perda Perlindungan Anak
- Haris Abdul Rahman Resmi Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Sulsel Periode 2024-2029
- Eks Pimpinan DPRD Sulsel Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
- Ketua DPRD Sulsel Ikuti Retret Nasional, Asah Visi Kepemimpinan
- Komisi D Beberkan SILPA Dinas Bina Marga Sulsel Rp240 Miliar
Berdasarkan data yang diperoleh Selle, banyak OPD yang tak membayarkan TPP ASN kendala utamanya karena masih banyak yang memenuhi persyaratan itu.
“Gubernur ini mesti memahami keluarga ASN, sehingga kalau sudah lembaga (DPRD) yang bersikap musti pak gubernur memperhatikan,” tuturnya.
Selle bahkan mengatakan, DPRD Sulsel tak ragu untuk menggunakan hak interpelasi bila saja Andi Sudirman tidak mengkaji ulang kebijakan tersebut.
“Jangan sampai DPRD mempergunakan dia punya hak, bisa hak bertanya, hak interpelasi kan macam-macam,” tutup Selle.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
