Terkini.id, Sulsel – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) mengeluhkan minimnya anggaran untuk klinik yang ada di sekretariat DPRD Sulsel.
Akibatnya para wakil rakyat, pejabat Pemprov Sulsel hingga warga lain yang ingin memeriksakan kesehatan, utamanya untuk meminta obat tidak bisa di layani kecuali pemeriksaan tekanan darah.
Anggota Komisi E DPRD Sulsel Selle KS Dalle mengaku kecewa lantaran minimnya anggaran untuk klinik.
“Kasian ini petugas klinik tam bisa berbuat banyak lantaran anggarannya sangat minim,” ujar legislator Partai Demokrat Sulsel ini, Kamis 1 Februari 2023.
Pernyataan Selle KS Dalle tak direspon oleh Asisten III Pemprov Sulsel, Toto Tanaranggina yang sementara memeriksa tekanan darahnya.
- DPRD Sulsel Bahas Ranperda Kenaikan Pajak Kendaraan, Bapenda Sepakat Naikkan Tarif
- Ketua DPRD Sulsel Siap Kawal Aspirasi BADKO HMI Sesuai Kewenangan Pemerintah
- Tak Ada Anggaran Hibah, Ketua DPRD Sulsel Upayakan Dana NPCI Lewat APBD Perubahan
- Kepala Sekolah Disuruh Tandatangan Surat Pengunduran Diri, Komisi E DPRD Sulsel Minta Dihentikan
- Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Ikuti Pelatihan PAKU Integritas 2026 yang Digelar KPK
Hal sama juga disampaikan oleh legislator Gerindra Andi Heri S Attas dan Fadriati AS. Andi Heri akhinya hanya periksa tensi darah saja.
Pantauan selama ini, ada empat anggota dewan yang menderita sakit yakni legislator Demokrat Mulyadi Mustamu Kr Tinggi, legislator Gerindra Rusdin Tabi dan legislator PKB Irwan Hamid dan Anwar Recca.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
