Terkini.id, Makassar – Sebuah video yang diunggah oleh akun Facebook @Laras Koesbaroto menampilkan klaim bahwa surat suara di Makassar tiba di pelabuhan tanpa pengawalan dan pengawasan.
Video tersebut menunjukkan sejumlah polisi dan tumpukan kardus di depan peti kemas, disertai suara seseorang yang marah-marah mencari petugas keamanan.
“Nah ini nih, kertas suaranya nih, malah pergi makan lagi. Kalian main main saya bikin main-main bener kamu ini, ” kata seseorang dalam video itu.
Sejak diunggah pada Senin, 15 Januari 2024, video berdurasi 48 detik ini sudah 18 kai dibagikan, 3 komentar, 271 kali ditonton ulang.
Pemeriksaan Fakta
Terkini telah melakukan verifikasi dan menemukan video tersebut terjadi di Pelabuhan Petikemas Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis, 4 Januari 2024 lalu.
Hanya saja, kotak-kotak tersebut berisi surat suara pemilu untuk Kabupaten Gowa, bukan untuk pemilih di Makassar seperti yang diklaim oleh pengunggah konten.
Saat kardus berisi surat suara dikeluarkan dari peti kemas, tim dari Kabupaten Gowa, termasuk unsur KPUD, Bawaslu, dan kepolisian, tidak berada di tempat.
Video tersebut sebelumnya telah ditayangkan di Tvonenews.com dengan judul “Viral, Karo Ops Polda Sulsel Marah, Surat Suara Pemilu Tanpa Pengawasan Aparat Gowa” pada Minggu, 7 Januari 2024.
Suara marah-marah dalam video berasal dari Karo Ops Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Bambang Widjanarko. Meskipun terdengar marah, logistik surat suara di Pelabuhan Peti Kemas Makassar tetap mendapatkan pengamanan dari Polda Sulsel.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
