Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menanggapi berita soal Pedagang Kali Lima (PKL) di dekat sirkuit Formula E yang harus tutup selama balapan berlangsung.
Chusnul Chotimah menyindir bahwa Formula E ini dijadikan panggung pribadi menggunakan uang rakyat, namun akhirnya rakyat disingkirkan pula.
“Cuma demi menghormati balapan asing yang disponsori minuman keras dan mendukung LGBT, rakyat kecil disingkirkan,” kata Chusnul Chotimah.
“Bikin panggung pribadi pakai uang rakyat, ujung-ujungnya rakyat juga yang disingkirkan,” sambungnya, sebagaimana dikutip dari akun Twitter @ChusnulCh__ pada Jumat, 3 Juni 2022.
Bersama pernyataannya, Chusnul Chotimah membagikan berita berjudul “PKL di Dekat Sirkuit Formula E Harus Tutup Saat Balapan Berlangsung, Petugas Ancam Tutup Permanen”.
- Viral! Warga Cabut Logo Gereja di Tenda Bantuan Gempa, Chusnul Chotimah: Sebenarnya Islamophobia atau Kristenophobia?
- Surya Paloh Dukung Anies Sebagai Capres 2024, Chusnul Chotimah: Pantas Dikatain Kadrun, Pemikiran Sempit!
- Gembong Warsono Sebut Anies adalah Gubernur 0 persen, Chusnul Chotimah: Yang Setuju Retwet
- Soroti Vonis Penjara Bahar Bin Smith, Chusnul Chotimah: Indonesia Darurat Kebohongan!
- Prabowo Maju Pilpres, Chusnul Chotimah Soroti Anies: Kemakan Omongan Sendiri!
Dilansir dari Tribun News, puluhan lapak pedagang makanan dan warung di Jalan Ketel 1 dan 2, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara dilarang buka saat perhelatan Formula E seri Jakarta alias Jakarta E-Prix 2022.
Para pedagang diimbau untuk tidak membuka lapak mereka pada tanggal 3 dan 4 Juni 2022.
Aturan larangan buka bagi pedagang ini disampaikan lewat surat dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta.
Surat tersebut kemudian disosialisasikan oleh pembina Pedagang Kaki Lima (PKL) di lokasi dan ditempelkan di setiap kios.
Pembina PKL Kelurahan Ancol, Sukirno mengatakan menyebut para pedagang diminta tutup sementara selama dua hari ke depan.
“Untuk kegiatan pedagang ditutup selama dua hari, hari Jumat dan Sabtu. Minggu sudah bisa buka lagi,” kata Sukirno di lokasi, Kamis, 2 Juni 2022.
Alasan larangan buka bagi para pedagang, yaitu untuk membuat kawasan yang berdekatan dengan sirkuit tampak lebih tertib dan rapi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
