Ciptakan Start Up Baru, Diskominfo Makassar Beri Pelatihan ke Generasi Millenial

Terkini.id, Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar menyasar generasi millenial dengan menggelar workshop Pembinaan dan Pengembangan Start Up dan Pengelolaan Makassar Technopark di Hotel Arthama, Jalan Haji Bau Makassar, Rabu 6 Maret 2019.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ichwan Jakob mengungkapkan, kegiatan ini untuk mengedukasi generasi muda untuk menjadi start up baru dengan menggunakan teknologi yang ada sekarang.

Sehingga, sambung Ichwan, memang harus dibuatkan ruang untuk mengasah potensi generasi muda.

Baca Juga: Permasalahan PPDB di Makassar Kembali Terulang, Server Eror

“Kita sadar betul, pemerintah punya peran untuk menciptakan start up baru, sehingga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan,” katanya.

Menurut Ichwan, pemerintah akan terus menbangun komunikasi sehingga edukasi terus terbangun. Ia menegaskan kegiatan yang terlaksana bukan sekadar untuk menggugurkan kewajiban semata.

Baca Juga: Diskominfo Makassar Sebut Kesiapan Server PPDB 2021 Sudah 98 Persen

“Harus ada dampak yang pemerintah terima, dampak dari kegitan ini mau kemana? Pemerintah ingin hasilnya menciptakan start up baru. Ini yang paling penting bagi kami,” terangnya.

Ichwan: Makassar harus mengikuti perkembangan zaman

Ichwan menambahkan Makassar harus mengikuti perkembangan zaman melalui teknologi, dan harus mampu melakukan pembinaan kepada generasi muda terkait pengembangan skill teknologi informasi.

Di samping pengembangan skill, kata dia, perlu adanya bimbingan dan pengawasan dalam menggunakan media informasi utamanya sosial media agar generasi muda tidak terjerumus ke dalam hal negatif atau Cyber Crime.

Baca Juga: Begini Tanggapan Diskominfo Makassar Soal Temuan BPK Tahun 2020 yang...

“Makassar ditunjuk Kemenkominfo menjadi salah satu smart city. Olehnya, Makassar harus mengedukasi anak muda yang gemar dalam pengembangan aplikasi teknologi agar dapat menghasilkan suatu aplikasi atau start up yang memiliki nilai ekonomi bagi dirinya,” ujar Ichwan.

Di tengah derasnya pembangunan start up di era zaman ini, Ichwan menyoroti pentingnya membangun start up yang bermanfaat bagi hajat hidup orang banyak. Tak hanya itu, start up atau aplikasi yang dihasilkan tidak boleh merugikan pihak tertentu.

“Kita mau anak muda Makassar kreatif dan tentu aplikasinya itu baru, inovatif dan bernilai ekonomi tinggi,” pungkas Ichwan.

Bagikan