Terkini.id, Jakarta – Dugaan penyelewengan dana donasi yang dilakukan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) menjadi viral di media sosial.
Tagar #janganpercayaact turut menjadi viral di media sosial Twitter. Netizen meminta pihak ACT segera memperlihatkan transparansi uang donasi yang disumbangkan ke lembaga tersebut.
Dedek Prayudi selaku Waketum DPP Teman Ganjar menilai apa yang dilakukan ACT adalah penghinaan terhadap suatu agama yang diturunkan oleh Tuhan.
“Agama, diturunkan Tuhan, diselewengkan manusia,” tulis Dedek Prayudi, dikutip dari akun Twitter @Uki23, Senin 4 Juli 2022.

Sebagai informasi, Kasus dugaan penyelewengan dana donasi yang dilakukan oleh ACT terkuak ke publik karena laporan khusus dari Majalah Tempo.
- Mayoritas Dana ACT Disebut untuk Beli Villa, Warganet Sebut Kelakuan ACT Lebih Dari Iblis
- Polri Sebut Ketua Umum Koperasi Syariah 212 Akui Terima Dana Sebesar Rp 10 Miliar
- Ruhut Sitompul: Kadrun Pada Sewot, Para Tersangka ATC Ditahan
- Soal Temuan Baru ACT, Ruhut Sitompul: Uang Donasi Dinikmati Berfoya Untuk 212 dan Parpol!
- Wasekjen PBNU Minta Polri Ungkap Aliran Dana di Kasus ACT, Mustofa Nahra: Sekalian Aliran Dana dari Maming
Diketahui bahwa Ahyudin selaku pendiri dan pemimpin ACT telah mengundurkan diri dari lembaga yang sudah menjadi rumahnya selama 17 tahun.
Ahyudin mengumumkan pengunduran dirinya pada tanggal 15 April 2022.
“Perjalanan saya sepanjang 17 tahun sejak awal 2005 hingga 11 Januari 2022, dengan segala jerih payah yang saya lakukan menggagas, mendirikan, dan memimpin lembaga kemanusiaan terdepan di Indonesia yaitu @actforhumanity Aksi Cepat Tanggap, dengan terpaksa harus saya tinggalkan,” ungkap Ahyudin, dikutip dari kompas.tv, Senin 4 Juli 2022.
ACT merupakan lembaga penyalur sedekah dan sudah berdiri di Indonesia sejak tahun 2005. ACT selama ini selalu rutin menulis transparansi keuangan tahunan mereka sejak tahun 2005 sampai 2020.
Namun hingga sekarang, laporan keuangan tahun 2021 belum sama sekali diterbitkan oleh ACT.
Jadwal penerbitan laporan keuangan ACT selalu dilakukan pada akhir tahun atau setiap tanggal 31 Desember.
Sedangkan untuk jumlah donasi yang masuk ke ACT dari tahun 2005 hingga 2020 terus melejit.
Pada tahun 2005 ACT memperoleh Rp47.461.501 dari zakat, dan Rp4.249.196.796 dari sumbangan kemanusiaan.
Dana yang disalurkan pada masyarakat dalam bentuk zakat senilai Rp900.000 dan sumbangan kemanusiaan Rp2.722.942.955.
Donasi yang diterima pada 2005 totalnya mencapai Rp4.269.658.276 atau sekitar Rp4,2 Milyar. Sementara total dana yang disalurkan pada tahun itu hanya Rp2.734.842.955 atau sekitar Rp2,7 Milyar.
Selisih sekitar Rp15 Milyar dalam laporan keuangan digunakan untuk operasional perusahaan, termasuk peningkatan saldo awal lembaga yang semula nol menjadi Rp 591.426.630 atau sekitar Rp591 juta.
Laporan terbaru yang dirilis pada 2020, penerimaan donasi lembaga ini mencapai Rp373.729.275.191 atau sekitar Rp373 Milyar.
Sementara total donasi yang disalurkan pada tahun itu mencapai Rp323.896.615.099 atau sekitar Rp323 Milyar.
Adapun selisih sekitar Rp49 Milyar itu digunakan untuk operasional perusahaan sepanjang 2020.
Berikut ini daftar daftar gaji Petinggi Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) per bulan:
– Pendiri ACT (Ahyudin) Rp250.000.000.
– Senior Vice President Rp200.000.000.
– Vice President Rp 80.000.000.
– Direktur Eksekutif Rp50.000.000.
Kendaraan dinas yang digunakan pejabat tinggi ACT ialah:
– Toyota Alphard.
– CR-V.
– Pajero Sport.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
