Makassar Terkini
Masuk

Dinilai Selalu Pasang Badan Buat Ferdy Sambo, Umar Syadat Minta Benny Mamoto Diperiksa

Terkini.id, Jakarta – Tokoh Nahdlatul Ulama Umar Syadat Hasibuan (UH) meminta agar Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk memeriksa Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto.

“Ayo pak Listyo Sigit P tolong periksa bapak ini karena sudah duluan memberikan keterangan sebelum ada keterangan resmi dari Mabes Polri,” kata Umar di akun twitternya @UmarHasibua77, Senin 8 Agustus 2022.

Cuitan Umar Syadat minta Kapolri untuk periksa Benny Mamoto. (Twitter @UmarHasibuan77)

Pasalnya beberapa waktu lalu, Benny menyebutkan bahwa tidak ada yang janggal dalam peristiwa meninggalnya Brigadir J.

Saat itu, Benny mengatakan bahwa Bharada E merupakan juara menembak sehingga bidikannya tepat. 

Namun, baru-baru ini pernyataan tersebut terbantahkan dari hasil penyelidikan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Bharada E tidak jago menembak. Baru latihan menembak pada Maret 2022,” ujar Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu, seperti dikutip realita.co, Senin 8 Agustus 2022.

Hal itu lantas membuat warganet geram. Umumnya warganet menuding Benny Mamoto tidak profesional dalam menjalankan tugasnya di Kompolnas. 

“Harusnya juga presiden dan ketua Kompolnas mencopot kompolnas yg dari awal melindungi dan percaya dengan drama ini,” ujar akun Twitter @Capparuni.

“Benni Mamoto, sekretaris Kompolnas juga harus diproses dan diperiksa sebab dia orang yang pertama kali mengatakan bahwa CCTV rusak disambar petir lalu jari tangan brigadir J putus akibat memegang senjata, bharada E penembak nomor 1. Seakan akan dia Humas Polri,” celoteh lainnya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari Benny Mamoto atas tudingan dirinya yang pasang badan untuk Ferdy Sambo.