Terkini.id, Jakarta – Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean (FH) menyentil balik politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya yang menyindirnya dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha.
Ia menyindir apakah Mustofa Nahra tak malu menyinggungnya dan Giring Ganesha yang memiliki kehidupan jauh lebih sukses.
“Yang pasti hidup gue sama Giring jauh lebih sukses dari lu gundul,” kata Ferdinand Hutahaean melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu, 29 Desember 2021.
“Lu ngga malu ngomongin saya sama Giring Ganesha yang hidupnya beratus-ratus kali jauh lebih sukses dari hidupmu yang tak mampu obati asam urat?” sambungnya.
Bersama pernyataannya, Ferdinand Hutahaean membagikan cuitan Mustofa Nahra yang menyindir bahwa gaya Giring Ganesha dan Ferdinand Hutahaean sama.
- Wasekjen PBNU Minta Polri Ungkap Aliran Dana di Kasus ACT, Mustofa Nahra: Sekalian Aliran Dana dari Maming
- Ruhut Sindir Anies yang Nikahkan Anak Pakai Bahasa Arab, Mustofa Nahra: Ini Udah Keterlaluan
- Kader Partai Ummat Bela Roy Suryo Dibebaskan, Habib Husin: Bahaya Kalau Didiamkan!
- Mustofa Nahra Dukung Roy Suryo, Husin Shihab: Artinya Penistaan Agama Hanya Berlaku Bagi Islam
- Ajak Masyarakat Dukung Roy Suryo, Mustofa Nahra Diserbu Warganet: Salah Kok Dibela
“Owh pantesan gayanya agak mirip dengan Om Ferdinand Hutaean ya,” kata Mustofa Nahra.
Ia mengatakan itu sebagai repons terhadap berita berjudul “Jadi Mahasiswa Paramadina 18 Tahun Belum Lulus, Giring DO Dua Kali”.
Dilansir dari berita Republika tersebut, pihak Universitas Paramadina angkat bicara soal status Giring Ganesha yang tengah ramai dibicarakan.
Sebagaimana diketahui, netizen dan berbagai pihak tengah ramai membicarakan soal Giring Ganesha yang dikeluarkan dari Paramadina, universitas yang pernah dipimpin Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Hal ini ramai dibicarakan usai pidato Giring Ganesha soal “pembohong yang pernah dipecat Presiden Joko Widodo” yang diduga menyindir Anies Baswedan.
“Iya benar, statusnya DO dua kali,” kata Direktur Akademik Universitas Paramadina, Aris Subagjo pada Selasa.
Aris menjelaskan bahwa Giring tercatat sebagai mahasiswa di program studi Hubungan Internasional tahun 2002.
Mantan vokalis band Nidji tersebut terdaftar sebagai lulusan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 34 Jakarta.
Namun, pada 2011, Giring Ganesha harus dikeluarkan dari kampus tersebut. Ketika itu, Anies Baswedan masih menjabat sebagai rektor.
Pada tahun 2017, menurut Aris Subagjo, Giring Ganesha kembali mendaftar sebagai mahasiswa di Universita Paramadina.
Hanya saja, Giring Ganesha kembali dikeluarkan di semester genap pada tahun 2020/2021 karena tidak aktif.
“DO pertama dan kedua Giring karena ia tidak aktif di beberapa semester. Mungkin yang DO pertama dia sibuk band. Tapi untuk alasan pribadinya saya tidak pernah tahu. Yang jelas tercatat di universitas ia tidak aktif selama beberapa semester berturut-turut,” ungkapnya.
Namun, Aris mengungkapkan bahwa Giring tidak memiliki catatan buruk selama berstatus mahasiswa Universitas Paramadina.
“Kalau aktif di kampus, setahu saya paling isi acara kampus. Tapi dari catatan di akademik dia tidak ada masalah,” ucapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
