Makassar Terkini
Masuk

Hotman Paris Curiga Istri Ferdy Sambo Pura-pura Trauma: Melapor Ibu Bisa, Tapi Diperiksa Gak Bisa

Terkini.id, Jakarta – Kedatangan istri Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi hingga kini masih ditunggu oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Sampai dengan detik ini pun LPSK belum menerima kepastian dari Putri Candrawathi kapan dirinya akan melanjutkan proses tersebut.

Sementara itu di lain sisi, Komnas HAM juga masih menunggu kapan istri Ferdy Sambo itu bisa hadir di LPSK.

Pasalnya, tanpa keterangan dari Putri Candrawathi, Komnas HAM mengaku sulit untuk mengungkap kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.

Sebelumnya, pengacara dari Putri Candrawathi mengatakan kliennya saat ini masih trauma, maka dari itu belum bisa untuk dimintai keterangan.

Mengenai hal ini, pengacara kondang Hotman Paris pun heran dengan tingkah Putri Candrawathi.

Dia merasa kondisi trauma yang dialami Putri sebagai korban pelecehan tidak begitu sinkron dengan kenyataan.

Terlebih Hotman Paris mengetahui bahwa hingga kini istri Ferdy Sambo itu masih enggan memberikan keterangan terkait kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J.

“Pertanyaannya adalah, waktu melapor pelecehan seksual ibu PC bisa. Tapi untuk diperiksa dalam kasus penembakan kenapa sampai hari ini belum diminta keterangan ?” tanya Hotman Paris dikutip TribunStyle.com, Sabtu, 6 Agustus 2022.

Pengacara kondang itu membuat suasana menjadi panas.

Hotman Paris menyoroti laporan istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi soal kekerasan seksual yang dialaminya.

Hotman Paris tak ragu melayangkan pertanyaan tajam kepada Johnson Panjaitan kuasa hukum Brigadir J dan Patra M Zen kuasa hukum Putri Candrawathi terkait kasus kematian Brigadir J.

“Pertanyaannya mengenai kekerasan seksual, kan yang diduga melakukan almarhum. Kan sudah meninggal, berarti kasus selesai, case closed,” kata Hotman Paris.

Menanggapi ini, kuasa hukum Ferdy Sambo Patra menjawab kenapa Putri pada saat membuat laporan bisa hadir tetapi pada saat pemeriksaan tidak hadir.

“Pada saat pelaporan, maka klien kami itu tentu diverifikasi, apakah benar melapor. jawab Patra.