IQRA adalah perintah pertama Alquran. Iqra artinya bacalah. Peristiwa pertama turunnya Alquran (nuzulul quran) kepada Rasulullah Saw terjadi pada malam 17 ramadan.
Peristiwa itulah jadi momentum diperingatinya nuzulul quran setiap Ramadan pada malam ke-17. Kala nabi menerima wahyu pertama, isinya perintah membaca, iqra. Perintah membaca yakni membaca ayat-ayat Allah yakni, Alquran dan ayat-ayat Allah berupa ciptaan-Nya. Bacalah alam ini, baca ayat qauliyah dan qauniyah.
Diantara keistimewaan bulan Ramadan karena di dalamnya diturunkan al-Qur’an. Ayat al-Qur’an yang pertama turun, tepat malam 17 Ramadan yang kemudian setiap tahunnya diperingati sebagai malam turunnya al-Qur’an. Lebih populer dengan istilah malam Nuzulul Qur’an.
Peringatan Nuzulul Qur’an berlangsung dalam skala nasional, hari besar Islam, umumnya diperingati di Istana Negara atau Masjid Istiqlal Jakarta yang menghadirkan Presiden RI. Kadang juga di tempat lain yang telah ditentukan oleh panitia dengan menghadirkan pejabat Negara.
Kesemarakan peringatan Nuzul Qur’an bukan semata di istana, justru lebih meriah di masjid-masjid seantero nusantara turut memperingatinya. Tentunya ratusan juta umat Islam Indonesia, setiap tahunnya memperingati malam turunnnya kitab suci yang berisi kalam ilahi.
- Yuk Ramaikan Buka Puasa Bersama dan Nuzulul Quran di Kabupaten Bone
- Pemkot Palopo Peringati Nuzulul Quran di Malam 17 Ramadhan
- Jokowi Ingatkan Jangan Ada yang Merasa Lebih Suci Dari yang Lain, Warganet: Jangan Merasa Paling Pintar Berbohong Dari yang Lain
- Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Sebut Peringatan Nuzulul Quran Momen Membumikan Alquran
- Pidato Jokowi Soal Nuzulul Quran Menuai Hujatan Netizen: Kok Presiden Ngomongnya Gitu, Hancur Negeriku!
Kandungan al-Qur’an melingkupi pelbagai aspek kehidupan. Didalamnya turut dibicarakan aspek sejarah, hukum, syariat, akhlak dan pelbagai problematika kehidupan manusia terungkap di dalamnya.
Al-qur’an al-karim sebagai bacaan suci menjadi hudan li-annas, petunjuk bagi manusia. Di dalamnya terdapat untaian hikmah laksana samudra keilmuan yang tak pernah kering. Seorang ulama mufassir bernama Abdullah Ad-Daraz menganalogikannya seperti permata yang setiap sudutnya dipandang selalu memancarkan cahaya yang berbeda. Demikian halnya al-Qur’an memberikan cakrawala ilmu bagi umat manusia.
Ayat-ayat Allah yang tertulis berupa al-Qur’an maupun ayat berupa alam smesta sejatinya menjadi samudra ilmu maha luas.
Selain itu, al-Qur’an juga merupakan obat bagi manusia, baik lahiriah maupun bathiniah. Mendengarkan al-Qur’an membawa kesejukan tanpa melihat kapan dan dimanapun dibaca selalu mematrikan kedamaian.
Ribuan ayat al-Qur’an yang ditadaruskan jutaan umat Islam di bulan Ramadan ini merupakan rangkaian “dialog” hamba dengan sang khaliq. Setiap membaca al-Qur’an selalu menghadirkan sang khalik yang menurunkan al-Qur’an.
Keotentikan atau keaslian al-Qur’an selalu terjaga tanpa menyisakan keraguan sebab Allah telah menggaransinya, “Aku yang menurunkannya dan Aku juga menjaganya”, demikian titah Allah dalam untaian ayat-ayat al-Qur’an. Betapa berbahagia umat Islam yang menjadikan al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya.
Belakangan manusia mulai mengalami disorientasi termasuk soal kepemimpinan, sulit mencari sosok pemimpin, nyatanya al-Qur’an telah menggariskan kriterianya. Akibatnya, kecenderungannya pemimpin lahir bukan melihat karakternya melainkan dengan cara yang kadang tidak diridhai Allah Swt. Misalnya money politics lalu melahirkan pemimpin korup.
Sungguh berbahagia umat Islam yang meluangkan waktunya bertadarus al-Qur’an hingga khatam karena padanya telah dijanjikan pahala yang berlipat ganda. Kiranya kita semua menjadi bagian hamba Allah yang dikaruniakan hidayah untuk senantiasa menjadi al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman hidup dunia akhirat.
Terpenting, nabi mengingatkan, jangan jadikan rumahmu laksana kuburan, yakni rumah yang di dalamnya tidak pernah dibaca al-Qur’an. Nuzulul Qur’an yang diperingati tahun ini untuk meraup hikmahnya demi meniti jalan kehidupan yang benar sesuai tuntunan al-Qur’an. Semoga !
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
