Sindir Keras Mustofa Nahrawardaya, Islah Bahrawi: Dia Pelaku Politisasi Agama

Sindir Keras Mustofa Nahrawardaya, Islah Bahrawi: Dia Pelaku Politisasi Agama

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan Direktur Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi melontarkan sindiran keras terhadap Politisi Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya, viral di media sosial.

Video Islah Bahrawi sindir keras Mustofa Nahrawardaya itu viral usai diunggah pengguna Twitter GreatOfKratos, seperti dilihat pada Rabu 8 Juni 2022.

Dalam narasi cuitannya, netizen menyebut Mustofa sebagai antek Khilafah yang mencari penghasilan dari dagang agama.

“Antek khilafah seperti si tofa ini memang perlu di telanjangi. Standart nalar tofa bukan ilmu, tapi bagaimana menghasilkan uang dari dagang agama, apapun caranya. Lagunya sok nyerang pribadi orang, giliran dikick back, teringat jagung dech loe, tofa,” cuit netizen GreatOfKratos.

Sindir Keras Mustofa Nahrawardaya, Islah Bahrawi: Dia Pelaku Politisasi Agama

Dilihat dari video itu, tampak Islah Bahrawi tengah berdebat dengan Mustofa Nahrawardaya dalam sebuah progran televisi.

Baca Juga

Islah Bahrawi pun dengan nada tinggi menyebut Mustofa Nahrawardaya sebagai pelaku politisasi agama.

“Kenapa saya ingin membawa ke arah politisasi agama, dia (Mustofa) tersinggung? Karena dia pelakunya. Pelaku politisasi agama ini dia, kental,” ujar Islah Bahrawi.

Selain itu, Islah juga menyinggung soal kasus Mustofa yang menurutnya pernah dideportasi dari negara Suriah.

“Anda pernah dideportasi dari Suriah, saya tahu betul,” ungkapnya.

Ia pun kemudian menjelaskan soal bahaya politisasi agama dimana menurutnya hal itu telah memporak-porandakan agama-agama.

“Politisasi agama itu telah mempora-porandakan agama. Di dalam Islam, saling bunuh sesama Islam, saling perang sesama Islam, itu terjadi,” tuturnya.

Tak hanya dalam agama Islam, kata Islah Bahrawi kepada Mustofa Nahrawardaya, politisasi agama juga membuat sesama umat agama lain seperti Kristen saling bunuh satu sama lain.

“Di dalam Kristen juga terjadi saling bunuh sesama Kristen, juga dengan orang Hindu, orang Budha, semua agama-agama itu ketika bersentuhan dengan politik semua kejahatannya itu dipaksa dalam konsep-konsep ketuhanan,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.