Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini, Kuasa hukum brigadier J Kamaruddin Simanjuntak, menuai sorotan publik lantaran mengaku mendapat curhatan dari sejumlah jenderal dan penyidik.
Diketahui curhatan tersebut perihal kasus Ferdy Sambo.
Hal tersebut disampaikan Kamaruddin Simanjuntak melalui sebuah unggahan video di kanal youtobe Komps TV.
Dalam hal tersebut, Kamaruddin menyebut, para jenderal dan penyidik ketakutan karena ada ‘hantu’ di internal Polri.
“Abang aja yang terlalu berani, katanya. ‘Karena kau sudah tidak ada lagi syaraf ketakutan’. Terus kenapa, bang?” kata dia.
- Kamaruddin Simanjuntak Ditetapkan Tersangka Terkait Kasus...
- Begini Respons Ortu Brigadir J Soal Richard Eliezer yang Ingin Kembali Jadi Polisi
- Kamaruddin Minta Nama Baik Brigadir J Dipulihkan Hingga Usul Rumah Duren Tiga Jadi Museum
- Kamaruddin Simanjuntak Menangis Terharu Karena Hakim Terima Status Bharada E Sebagai JC
- Tuntutan Putri Lebih Ringan dari Bharada E, Kamaruddin: Hukuman PC Ringan Karena Banyak Uangnya
“Kami aja ketakutan, katanya,” bebernya.
Kamaruddin Simanjuntak lantas menegaskan tidak perlu takut dengan mafia. Justru mafia yang harus takut.
“(Kalau bercanda) Kenapa sampai banyak jenderal-jenderal yang mengatakan itu kepada saya,” ujarnya. Dikutip dari Djawanews. Sabtu, 27 Agustus 2022.
“Ya, karena mereka tidak tahu siapa teman siapa lawan,” ucap Kamaruddin.
Aiman lantas menyahut apakah ada kekuatan besar yang membekingi Ferdy Sambo.
“Ferdy Sambo ini kan bintang dua. Ada orang lain yang backup dia,” katanya.
Kamaruddin lantas menceritakan pengalamannya saat berkomunikasi dengan penyidik yang menangani kasus pembunuhan Brigadir Joshua.
“Saya nge-WA bukti dari handphone saya ke handphone para penyidik. Penyidik yang ketakutan. Takut karena handphone mereka itu juga dipantau oleh ‘hantu’ itu,” ungkapnya.
“Yang kita lawan ini kan iblis yang tidak ada darahnya. Dan ada juga penyidik yang menolak bukti,” kata dia.
“Karena ditolak bukti, saya kasih tahu ke media, supaya masyarakat Indonesia tahu bahwa lembaga-lembaga negara ini sedang disandera oleh mafia,” sambungnya.
“Apa itu mafia korupsi, mafia narkoba, mafia judi, mafia miras,” tuturnya.
Aiman lantas menyinggung pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut ada kerajaan Sambo di tubuh Polri.
“Ya, memang ada. Dia ngomong baru kemarin, saya sudah ngomong dari bulan Juli,” ujarnya.
Kira-kira pasukan mana yang disebut Kamaruddin Simanjuntak sebagai “hantu” di internal Polri dan bisa melakukan penyadapan smartphone.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
