Terkini.id, Jakarta- Kasus Brigadir J yang meninggal setelah baku tembak dengan Bharada E di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jum’at 08 Juli 2022. Insiden ini menuai sorotan publik. Satu persatu fakta mulai terkuak oleh kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah membentuk tim khusus guna mengusut kasus baku tembak dua ajudan Kadiv Propam Polri tersebut.
Diketahui Brigadir J merupakan ajudan Irjen Ferdy Sambo sekaligus merupakan sopir pribadi Candrawathy, istri Irjen Ferdy Sambo.
Saat ini Komnas HAM tengah rampungkan hasil investigasi tersebut. Anam menjelaskan, Komnas HAM akan segera umumkan hasil investigasi yang telah dilakukan dalam waktu dekat.
“Dalam minggu ini, kami akan ramoungkan soal kronologi. Karena dengan kronologi lah kita bisa melihat dengan lebih jernih sebenarnya apa yang terjadi,” ujar Anam dalam Video singkat yang ditayangkan melalui kanal YouTube Humas Komnas HAM RI dikutip dari Sindonews.com pada Kamis 21 Juli 2022.
Menurut Anam, Komnas HAM RI sudah mengumpulkan sejumlah bukti berupa foto, keterangan pihak-pihak, dan informasi luka yang dimiliki oleh jenazah Brigadir J.
- Soal Kasus Pembunuhan Brigadir J, MA Terima Berkas Kasasi Ferdy Sambo Cs
- Kalah Banding, Bagaimana Nasib Para Anak Buah Ferdy Sambo?
- Kuat Maruf Ajukan Hukum Kasasi Setelah Banding Ditolak Atas Vonis 15 Tahun Penjara
- Permohonan Banding Ditolak Pengadilan Tinggi Jakarta, Ferdy Sambo Tetap Dihukum Mati
- Hentikan Perlindungan ke Richard, Ketua LPSK: Kami Sedih, Eliezer Nangis, Pengawal Juga Nangis
Sisi lain pengamat kepolisian Bambang Rukminto menanggapi tagar Tangkap Ferdy Sambo yang sempat trending di Twitter buntut kasus Brigadir J.
Pasalnya insiden polisi tembak polisi tersebut terjadi di kediaman Irjen Ferdy Sambo.
Kasus itu hampir membuahkan hasil. Terdapat beberapa kabar terbaru yang membuat heboh jagat maya dari penemuan rekaman kamera pemantau (CCTV) di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo namun hasil rekaman CCTV tersebut belum dibocorkan.
Usai penonaktifan Irjen Ferdy Sambo, terdapat dua lagi perwira Polri dicopot dari jabatannya.
Penonaktifan dua perwira polisi itu merupakan tindak lanjut atas gelar perkara kematian Nofryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo.
“Pada malam hari ini Pak Kapolri memutuskan untuk menonaktifkan dua orang. Karopaminal Brigjen Hendra Kurniawan, kedua Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi,” kata Dedi di Mabes Polri, dikutip dari jpnn.com pada Kamis 21 Juli 2022.
Hal ini bisa menjadi penguat dugaan pembunuhan berencana.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
