Terkini, Jeneponto – Sejumlah warga Kabupaten Jeneponto sorot Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas Ham) selalu jembaga hak asasi manusia nasional atas aksi KKB di Papua yang menembak mati dan membakar salah seorang warga Kabupaten Jeneponto.
“Biadab sekali KKB di Papua, dimana sebenarnya Komnas HAM, TNI, Polri,” kata salah seorang keluarga korban, Dian, Rabu, 12 Juni 2024.
Dengan kejadian tersebut, ia mendesak Komnas HAM untuk turun tangan dalam memberantas KKB di Papua.
“Komnas HAM harus turun tangan, jangan sampai jika TNI bergerak memberantas KKB lalu kemudian Komnas HAM mengatakan melanggar hak asasi manusia, tapi jika masyarakat yang dibunuh KKK Komnas HAM bobo cantik,” terangnya.
Ia pun dengan tegas mengatakan, selaku warga Butta Turatea mendukung dan mendesak Komnas HAM, TNI dan Polri untuk membumihanguskan KKB di Papua.
- Presiden FSPPB Pertamina Arie Gumilar Raih Penghargaan The Best Leader on Strategic-Sector Union Movement
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Pastikan Stok BBM di Sulsel Aman, Masyarakat Diimbau Tak Panic Buying
- Frederik Kalalembang Tegaskan Pesan AHY: Bukan Bicara 2029, tapi Menjawab Amanah Rakyat 2024
- Usai Penyitaan Rumah Mewah dan Dokumen Tanah Terkait Dugaan Pungli Perizinan Gowa, Pengacara HT dan Ombas Laporkan Penyidik
- BBM dan LPG 3 Kg Bermasalah, Ketua DPRD Sulsel Bawa Sejumlah Anggota Datangi Pertamina
“Kami mendukung Komnas HAM, TNI dan Polri untuk memberantas KKB, mereka sudah mulai rakyat kecil yang berjuang untuk menafkahi istri dan anaknya, seperti yang dialami saudara kita almarhum Rusli,” Ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Rusli (40) warga Desa Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan menjadi korban kebiadaban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Intan Jaya, Pimpinan Undius Kogoya.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Intan Jaya, Pimpinan Undius Kogoya menembak mati Rusli dan membakarnya bersama mobilnya di Kampung Timida, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Selasa 11 Juni 2024.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Faizal Ramadhani, yang membenarkan peristiwa tersebut.
“Penembakan dan pembakaran terjadi di Kampung Timida, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.Pelaku penembakan dan pembakaran ini adalah KKB Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya yang selama ini melakukan aksi kriminal di Kabupaten Paniai,” kata Faizal dalam keterangannya di beberapa media.
Identitas korban penembakan dan pembakaran yang terjadi di Kampung Timida, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah disampaikan oleh Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno.
“Korban penembakan bernama Rusli (40) warga kompleks terminal, Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai,” ungkap Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno.
Sesuai informasi yang diterima, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno mengatakan, penembakan terjadi pukul 13.30 WIT.
“Masyarakat yang datang dari arah Kampung Enarotali hendak ke Kampung Kopo, Distrik Paniai Timur, melihat mobil dalam keadaan terbakar. Sopirnya dalam keadaan tersungkur dalam mobil serta terdengar bunyi suara tembakan,” terangnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
