Masuk

Kolam Limbah PTPN XIV Terbakar, WALHI Sulsel Desak Polda Turun Tangan

Komentar

Terkini.id, Makassar – Kebakaran kolam limbah PTPN XIV yang terjadi di Desa Lagego kecamatan Burau, Luwu Timur pada hari Jumat, 14 Mei 2021 mendapat respons keras dari WALHI Sulawesi Selatan.

“WALHI Sulsel meminta Polda sulsel untuk turun tangan melakukan penyelidikan dan memeriksa Manager PTPN XIV Luwu Andi Evan atas peristiwa kebakaran limbah pabrik PTPN XIV,” kata Staf Advokasi dan Kajian WALHI Sulsel, Arif Maulana, Senin, 17 Mei 2021.

Menurutnya, Andi Evan merupakan penanggungjawab penuh segala aktivitas yang dilakukan oleh PTPN XIV di Luwu Timur.

Baca Juga: Walhi Sulsel Kritik Klaim Kenaikan RTH Makassar

WALHI Sulsel menilai kebakaran tersebut meperlihatkan adanya pengelolaan limbah yang buruk dan bentuk kelalaian menagemen PTPN XIV terhadap perlindungan lingkungan hidup.

Arif menegaskan bahwa peristiwa kebakaran di kolam limbah milik PTPN XIV di Lutim harus menjadi perhatian serius penegak hukum.

Ia mengatakan kebakaran di lokasi limbah masuk kategori pencemaran lingkungan, yang berarti masuk dalam praktek kejahatan lingkungan atau perbuatan tindak pidana lingkungan.

Baca Juga: Dua Unit Rumah di Makassar Hangus Terbakar

“Peristiwa itu sudah dapat dikategorikan sebagai perbuatan tindak pidana lingkungan, karena lalai mengelola limbah secara benar sesuai dokumen lingkungan yang mereka terbitkan,” kata dia.

Selain itu, menurut Arif, pencemaran limbah di lokasi pabrik PTPN XIV, PKS Luwu Timur bukan yang pertama kali.

“Sebelumnya, pernah terjadi pencemaran sungai yang disebabkan oleh limbah pabrik PTPN XIV pada tahun 2018. Sehingga ini kali kedua pencemaran lingkungan terjadi area pabrik PTPN XIV,” ungkapnya.

Alumni Fakultas Hukum UMI ini mencermati beberapa kasus pencemaran lingkungan akibat limbah PTPN XIV.

Baca Juga: Soroti Kerja Sama Pemprov Sulsel dan PT Yasmin Soal Reklamasi, WALHI: Sesat Pikir

“Managemen PTPN XIV di Luwu Timur sangat buruk dan membahayakan keselamatan warga setempat,” tutupnya.