Kompolnas: Diduga Ada Pejabat di Stadion Kanjuruhan Perintahkan Gunakan Gas Air Mata

Kompolnas: Diduga Ada Pejabat di Stadion Kanjuruhan Perintahkan Gunakan Gas Air Mata

R
Rita Handayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ada temuan fakta terbaru yang cukup mengejutkan atas tragedi Stadion Kanjuruhan.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyampaikan ada pejabat di dalam Stadion Kanjuruhan perintahkan gunakan gas air mata

Padahal, lima jam sebelum pertandingan Kapolres Malang telah instruksikan anggotanya. 

Agar tidak boleh menggunakan kekerasan, apabila terdapat insiden yang tidak diinginkan dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya itu. 

Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto, mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan penelitian.

Baca Juga

Terkait dari mana perintah untuk menggunakan gas air mata kepada anggota di lapangan.

“Ini kami teliti. Karena saat itu Kapolres Malang sedang di luar akan mengamankan pemain (Persebaya) yang akan keluar.” Ucap Wahyu.

Wahyu memaparkan, sewaktu Kapolres Malang (nonaktif) AKBP Ferli Hidayat sedang berada di luar, di dalam Stadion Kanjuruhan terjadi kericuhan kemudian petugas menggunakan gas air mata guna mengurai massa. 

Katanya lagi, dalam kondisi tersebut, diperkirakan ada pejabat di dalam yang memerintahkan anggota agar menggunakan gas air mata tersebut. 

Penggunaan gas air mata itu, mengakibatkan kepanikan para suporter yang ada di dalam stadion.

“Kejadian itu di dalam. Berarti ada pejabat di dalam yang memerintahkan. Siapa orangnya, sedang disidik. Tapi sembilan orang sudah dicopot. Tim sedang bekerja.” Ungkapnya.

Wahyu menambahkan, Ferli Hidayat, Kapolres Malang (nonaktif) Ketika itu tidak memerintahkan agar anggotanya menggunakan gas air mata untuk mengurai massa. 

Bahkan saat itu, Ferli sudah mengambil langkah antisipasi dengan memberikan arahan langsung kepada personel.

“Dalam apel yang dilakukan, sudah ada instruksi tidak boleh ada kekerasan dalam kondisi apapun. Instruksi diulang berkali-kali oleh Kapolres saat apel persiapan.” Ucapnya.

Dikutip Terkini.id dari tvone, Hentty Kartika, memperoleh video eksklusif yang berisi terkait kegiatan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dalam memberikan tiga instruksi penting kepada anggotanya dalam pengamanan pertandingan Arema FC vs Persebaya yang digelar di stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 1 Oktober 2022.

Sekitar pukul 15.00 WIB atau lima jam sebelum laga digelar. Ferli Hidayat menyampaikan Tiga instruksi dari AKBP. 

“Saya tekankan. Yang pertama, tolong tidak ada satupun anggota yang membawa senjata api. Jadi kalau masih ada, baik bintara senior maupun perwira tolong segera diamankan dulu.” Ucap AKBP Ferli Hidayat, dalam rekaman tersebut. 

Selanjutnya, AKBP Ferli minta jajarannya yang mendapat tugas pengamanan di stadion Kanjuruhan agar tidak melakukan kekerasan.

“Kedua, tolong tidak ada yang melakukan kekerasan yang sifatnya eksesif. Seperti apapun nanti dinamikanya. Tolong jangan sampai kita melakukan kekerasan yang eksesif. Sesuaikan saja ancaman yang kita hadapi dengan penggunaan kekuatan yang kita miliki.” Ucapnya. 

Ferli Hidayat juga minta supaya jajaran perwira senior yang mendapat tugas pengamanan di stadion Kanjuruhan turut melakukan pengawasan serta pengendalian kepada para anggotanya yang bertugas. 

“Ketiga, saya mohon bantuan rekan rekan perwira. Lakukan pengawasan dan pengendalian penuh terhadap rekan-rekan anggotanya.” Tutup AKBP Ferli Hidayat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.