Terkini.id, Jakarta – Ahyudin selaku pendiri lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan pernyataannya terkait kasus dugaan penyelewengan dana yang dilakukan oleh organisasi yang ia dirikan.
Sebuah video yang diunggah oleh akun Twitter @Katrinrienks, berisi tentang pernyataan Ahyudin soal polemik gaji tinggi yang ia dapatkan di ACT.
“Gaji Besar Petinggi ACT. Para petinggi Aksi Cepat Tanggap sebagian besar adalah pendiri yayasan mendapat gaji ratusan juta rupiah per bulan. Belum termasuk fasilitas dan uang saku saat kunjungan,” bunyi keterangan video tersebut.
“Saya gini-gini ustadz. Saya hanya mengambil apa yang menjadi hak saya,” ujar Ahyudin, dikutip dari poskota.co.id, Minggu 10 Juli 2022.
Dalam video tersebut Ahyudin mengatakan tidak mungkin melakukan korupsi dana sumbangan masyarakat.
- Mayoritas Dana ACT Disebut untuk Beli Villa, Warganet Sebut Kelakuan ACT Lebih Dari Iblis
- Polri Sebut Ketua Umum Koperasi Syariah 212 Akui Terima Dana Sebesar Rp 10 Miliar
- Ruhut Sitompul: Kadrun Pada Sewot, Para Tersangka ATC Ditahan
- Soal Temuan Baru ACT, Ruhut Sitompul: Uang Donasi Dinikmati Berfoya Untuk 212 dan Parpol!
- Diduga Dokumen Penting Sempat Dihilangkan Tersangka ACT, Polisi: Sudah Ditemukan Penyidik
Namun demikian, Menurut Ahyudin, dirinya berhak atas gaji tinggi yang diduga merupakan hasil penyelewengan dana sumbangan ACT.
Lebih lanjut lagi, Ahyudin bercerita soal saat dirinya membangun ACT dari nol. Ahyudin berujar bahwa ia mendirikan ACT memakai uang pribadinya sendiri bukan uang sumbangan masyarakat.
“Anda bayangkan seorang saya yang melahirkan lembaga ini, triliun lembaga ini, dan itu bukan dana zakat,” kata Ahyudin.
Oleh karena itu, ketika ACT sudah beroperasi, maka sudah sewajarnya Ahyudin ingin balik modal.
Ahyudin mengakui memang ACT dapat berdiri tegak hingga saat ini karena sumbangan yang berasal dari masyarakat.
“Dana program. Tidak ada project program, tidak ada dana. Semua project program,” pungkas Ahyudin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
