Menghilang Saat Pidato Kemenangan 02, Di Mana Sandiaga Uno?

Sandiaga Uno dan Nissa Sabyan di Lapangan Karebosi Makassar, Sabtu 26 Januari 2019.(ist)

Terkini.id – Sandiaga Uno terlihat tidak hadir saat pidato ‘kemenangan’ Prabowo Subianto yang dirangkaikan sujud syukur tadi malam, Rabu 18 April 2019.

Dua kali Prabowo Subianto menyampaikan konferensi pers, Rabu kemarin, namun Sandiaga Uno tak tampak hadir di antara para pendukung 02.

Ketidakhadiran Sandiaga Uno itu pun memicu berbagai pertanyaan.

Menurut orang dekat Sandiaga, Yuga Aden Cawapres muda tersebut kelelahan dan hendak istirahat kemarin, hingga tidak hadir.

Sementara, tim kampanye Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahean menyebutkan Sandiaga tak hadir karena menemui para tokoh, purnawirawan dan ulama.

Selain informasi dari tim sukses tersebut, beredar juga spekulasi soal insiden perbedaan pendapat Sandi dan Prabowo sebelum pidato kemenangan, malam itu.

Spekulasi yang beredar, Sandiaga tak setuju dengan cara Prabowo yang akan mengumumkan kemenangannya, demi menjaga etika politik.

Lalu karena ketidaksetujuan itu, Sandi pun pergi.

Sebagai orang terpelajar, Sandiaga Uno tentu meyakini hasil hitung cepat lembaga survei yang mengunggulkan Jokowi-Ma’ruf rata-rata 54 persen sedangkan Prabowo-Sandi 46 persen. Itu adalah hasil ilmiah yang sulit disangkal untuk orang yang belajar banyak tentang metodologi riset.

Ke Mana Sandiaga Uno?

Sebelum Pemilu 2019 pada 17 April, Sandiaga Uno cukup sering menyampaikan narasi-narasi tentang urusan Pilpres itu bukan hal yang utama.

Pernyataan seperti “menjamin masa depan anak muda lebih penting dari Pilpres”, “Kesehatan Ibu dan Bayi Lebih Penting dari Pilpres”, atau “membuka lapangan kerja jauh lebih besar dari Pilpres” tidak jarang disampaikan Sandi dalam setiap pertemuan.

Saat menghadiri acara festival anak muda YES 2019 di CCC Makassar, Sandi misalnya mengeluarkan pernyataan begini: “Ini jauh lebih besar dari hanya merebut posisi di 17 April. Memastikan anak muda membangun lokomotif menjadi negara adil dan makmur, itu jauh lebih besar.”

Sebagai orang terpelajar, lulusan Wichita State University Amerika Serikat, Sandiaga Uno melihat masa depan dan karier politiknya masih panjang.

Untuk orang yang sudah mengeluarkan budget Rp 1,4 triliun demi biaya kampanye Pilpres 2019, Sandiaga Uno mungkin tidak mau nama baiknya rusak. Dengan menghadiri pidato kemenangan apalagi sampai ikut sujud syukur.

Dengan narasi-narasi “ada yang lebih penting dari Pilpres” yang selalu dia sampaikan, Sandi bisa jadi sudah punya target-target masa depan. Bagi Sandi, duit Rp 1,4 triliun yang dia keluarkan itu bukan untuk ‘dibakar’ begitu saja. Tapi mungkin investasi, untuk menjadi Capres di masa mendatang.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Pilpres

Tugas TKD Jokowi-Ma’ruf Sulsel Resmi Berakhir

Terkini.id -- Tugas Tim Koalisi Daerah (TKD) Jokowi-Ma'Provinsi Sulawesi Selatan resmi berakhir, sejak, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) ditetapkan sebagai pasangan presiden dan wakil presiden