Terkini.id, Jakarta – Vladimir Putin Presiden Rusia memberi peringatan. Ia bahkan menegaskan Rusia siap mengambil langkah-langkah militer ke Barat.
Peringatan perang ini, klaim Rusia, akibat sikap “tidak bersahabat” AS dan sekutu NATO. Ini terjadi karena dukungan blok itu ke Ukraina yang bersitegang dengan Rusia.
“Jika Barat melanjutkan sikap agresifnya, yang jelas Rusia akan mengambil langkah-langkah teknis militer, pembalasan yang tepat,” tulis pernyataan Putin ke seorang pejabat kementerian pertahanan.
Lanjut “Rusia akan bereaksi keras terhadap langkah-langkah yang tidak bersahabat , kami memiliki hak untuk melakukannya,” tegasnya.
Pernyataan Putin ini juga dikeluarkan seiring pemberitaan bahwa AS telah menempatkan rudal jelajah Tomahawk di Polandia dan Rumania. Rudal itu bisa sampai ke Moskow hanya dalam hitungan menit.
- Xi Jinping Kirimkan Ucapan Selamat Tahun Baru ke Vladimir Putin
- Vladimir Putin Dipastikan Tak Hadiri KTT G20 di Bali
- Serangan Rudal Rusia Menyebabkan Pemadaman Listrik di Sebagian Besar Ukraina
- Presiden China Tolak Makan Malam Bersama Putin-Erdogan, Kenapa?
- Dmitry Peskov: Kehadiran Putin di Pemakaman Ratu Elizabeth II Tidak Dipertimbangkan
AS juga disebut memberikan dana lebih daru US$ 2,5 miliar ke Ukraina untuk melawan Rusia. Sebelumnya, Barat menuding Moskow mengumpulkan 100.000 tentara dekat perbatasannya dengan Ukraina Timur untuk mendukung separatis pro-Rusia, yang diperangi Kiev.
Meskipun mengancam eskalasi konflik, Putin bersikeras ingin menghindari pertumpahan darah.
“Kami ingin menyelesaikan masalah dengan cara politik dan diplomatik,” katanya lagi. Dilansir dari CNBC. Rabu, 22 Desember 2021.
Hal sama juga sebelumnya dikatakan Putin, dalam panggilan telepon dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz. Ia meminta Eropa melakukan negosiasi serius dengan Rusia.
Ukraina dan Barat mengatakan Moskow telah lama terlibat dalam konflik Ukraina. Rusia mengirimkan pasukan dan senjata untuk mendukung separatis dalam pertempuran yang telah merenggut lebih dari 13.000 nyawa.
Rusia membantah klaim tersebut dan mengatakan Kiev telah mengerahkan separuh pasukannya ke zona konflik timur.
Pasukan Kiev sendiri telah memodernisasi dan memperoleh drone serang dari anggota NATO Turki yang makin menyulut amarah Rusia sejak Oktober lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
