Terkini.id, Internasional – Sebuah seruan mengejutkan datang dari seorang pengusaha Rusia bernama Alex Konanykhin baru-baru ini.
Pasalnya, Alex menyerukan agar Vladimir Putin ditangkap dan uang sebesar satu juta dollar alias Rp14 miliar akan diberikannya.
Tak hanya itu, ia juga meminta agar pejabat militer Rusia mau ikut membantu menjatuhkan Vladimir Putin.
Adapun sayembara tersebut diungkapkan Konanykhin melalui sebuah unggahan di media sosial LinkedIn.
Ia menyebutnya sebagai sebuah kewajiban moral untuk melakukan aksi dan menolong Ukraina dari serangan.
- Xi Jinping Kirimkan Ucapan Selamat Tahun Baru ke Vladimir Putin
- Vladimir Putin Dipastikan Tak Hadiri KTT G20 di Bali
- Serangan Rudal Rusia Menyebabkan Pemadaman Listrik di Sebagian Besar Ukraina
- Presiden China Tolak Makan Malam Bersama Putin-Erdogan, Kenapa?
- Dmitry Peskov: Kehadiran Putin di Pemakaman Ratu Elizabeth II Tidak Dipertimbangkan
“Saya berjanji membayar satu juta dolar AS untuk pejabat yang mematuhi tugas konstitusional mereka menangkap Putin sebagai penjahat perang di bawah hukum Rusia dan internasional,” tulisnya, dilansir terkini.id dari The Independent via Kompas pada Kamis, 3 Maret 2022.
“Putin bukan Presiden Rusia karena ia mendapat kekuatan sebagai hasil dari operasi Rusia untuk menghancurkan gedung apartemen di Rusia dan melanggar konstitusi untuk mengeliminasi pemilihan bebas dan membunuh lawannya.”
Postingannya termasuk sebuah foto yang menunjukkan diri Putin. Foto itu dilengkapi dengan keterangan ‘Diinginkan: Hidup atau Mati. Vladimir Putin karena Pembunuhan Massal’.
Konanykhin menambahkan bahwa sebagai warga dan etnis Rusia, merupakan kewajiban moral untuknya memfasilitasi denazifikasi dari Rusia.
“Saya akan melanjutkan membantu Ukraina atas usaha heroiknya untuk bertahan dari serangan gencar gerombolan Putin.”
Konanykhin sendiri rupanya memiliki sejarah yang kompleks dengan Pemerintah Rusia. Pada 1996, ia ditangkap saat tinggal di AS, setelah otoritas Rusia mengklaim ia menggelapkan 8 juta dolar AS (Rp115 miliar dengan kurs saat ini) dari Bank Pertukaran Rusia.
Agen FBI bersaksi bahwa mafia Rusia telah membuat kontrak dengan Konanykhin dan kasus itu diselesaikan, lalu ia mendapatkan suaka politik.
Suakanya dicabut beberapa tahun kemudian, tetapi deportasinya dibatalkan oileh Hakim Distrik AS yang menolaknya.
Hakim mengatakan bahwa keputusan untuk mengembalikannya ke Moskow sangat mencurigakan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
