Pancasila Wajib Dimasukkan Kurikulum Pendidikan

Pancasila Wajib Dimasukkan Kurikulum Pendidikan

Muh Nasruddin

Penulis

Terkini.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Rudy Pieter Goni (RPG) menggelar dialog dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila dengan tema “Tak Lekan Oleh Waktu”, di Warunk Upnormal, Jalan Andi Djemma Makassar, Selasa 1 Juni 2021.

Pada kesempatan itu, Sekretaris DPD BMI Sulsel, Raisuljaiz yang hadir sebagai narasumber mengungkapkan bahwa Pancasila yang menjadi ideologi bangsah Indonesia semakin hari semakin terlupakan.

Bahkan ia memaparkan, berdasarkan hasil survei dari LSI, pada tahun 2005 sekitar 85 persen masyarakat Indonesia tetap mengingatkan Pancasila tetap menjadi ideologi NKRI.

2010 menurun menjadi 81 persen, 2015 juga menurun menjadi 79,4 persen dan 2018 menurun lagi menjadi 75,3 persen. 

“Ada sekitar 13 persen masyarakat mengingatkan merubah ideologi Pancasila menjadi NKRI Syariah,” paparnya pada dialog itu.

Baca Juga

Ada beberapa faktor penyebabnya, yang pertama persoalan ketimpangan ekonomi yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin. 

Yang kedua paham alternatif dan ketiga kurangnya sosialisasi terkait ideologi Pancasila.

“Pada tahun 70-90-an pendidikan pancasila masuk menjadi pelajaran wajib. Baik di sekolah dasar maupun perguruan tinggi. Olehnya itu pendidikan Pancasila harus kembali dimasukkan menjadi kurikulum wajib,” ungkapnya.

Sementara itu, Rudy Pieter Goni mengungkapkan, tantangan kedepan adalah kemajuan teknologi, jangan sampai generasi selanjutnya tidak mengetahui tentang Pancasila yang menjadi Ideologi Indonesia, karena generasi milenial melek teknologi.

“Generasi Milenial tak paham lagi nilai-nilai Pancasila termasuk isi dari Pancasila itu sendiri. Memang sangat penting jika Pancasila masuk dalam kurikulum dengan metode pembelajaran berbeda dengan kurikulum yang lalu,” ujar Sekretaris DPD PDIP Sulsel ini.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.