Pasha Blunder soal Kritik PSI Terkait Formula E? Begini Sindiran Makjeb dari Uki

Pasha Blunder soal Kritik PSI Terkait Formula E? Begini Sindiran Makjeb dari Uki

R
Resty

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Direktur Eksekutif Centre For Youth and Population Research, Dedek Prayudi menanggapi pernyataan Ketua DPP PAN, Sigit Purnomo Said alias Pasha soal kritikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terkait Formula E.

Adapun Pasha mempertanyakan mengapa PSI belakangan ini seolah menganggap bahwa penyelenggaran Formul E menghambur-hamburkan uang.

Padahal, katanya, Formula E ini sudah dibahas sejak 2019 dan sudah dimasukkan kebutuhan anggarannya.

Terkait itu, Dedek Prayudi alias Uki membagikan tangkapan layar berita bahwa PSI telah meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membatalkan Formul E sejak tahun 2019.

Oleh sebab itu, Uki menyindir bahwa seharusnya Pasha diberi briefing dulu sebelum mengeluarkan pernyataan.

Baca Juga

“Seharusnya Pasha Ungu di-brief dulu sebelum membuat statement publik supaya gak terkesan seperti knalpot rusak, berisik tapi minim substansi,” katanya melalui akun Twitter Uki23 pada Minggu, 26 September 2021.

Adapun kritikan Pasha kepada PSI itu adalah respons terhadap Plt Ketua Umum PSI, Giring Ganesha yang menyebut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pembohong.

Giring menyebut Anies pembohong karena berpura-pura peduli kepada kesulitan rakyat di tengah pandemi, namun malah menggunakan dana Rp1 triliun untuk Formula E.

Terkait itu, Pasha mengatakan bahwa Formula E sudah dibahas dari 2019 melalui KUPA-PPAS, lalu dilanjutkan lagi di 2020.

Vokalis Band Ungu yang pernah Wakil Wali Kota Palu itu juga menyebut bahwa Formula E sudah dimasukkan ke anggaran.

“Nah yang jadi pertanyaan adalah apakah PSI atau rekan-rekan anggota DPRD dari PSI ini tidak mengikuti pembahasan anggaran apa gimana? Kok seolah-olah di belakang hari, ini dianggap sebagai sesuatu yang menghambur-hamburkan uang rakyat,” katanya, dilansir dari Pikiran Rakyat, Minggu.

Adapun pada tahun 2019 lalu, Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta sudah pernah meminta Pemprov DKI Jakarta membatalkan rencana penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E.

Dalam berita Bisnis.com yang dibagikan Uki, anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Anthony Winza Probowo menilai bahwa anggaran yang akan digunakan untuk penyelenggaran Formula E itu lebih baik digunakan untuk kebutuhan lain yang lebih penting.

“Ini uang rakyat. Saya turun ke masyarakat dan saya lihat masih banyak rakyat yang belum dapat akses air bersih, masih banyak rakyat hidup susah tidak punya modal usaha, gedung sekolah di Jakarta masih banyak yang belum direhabilitasi, ini malah mendadak memasukkan kegiatan triliunan untuk dipakai event panggung harian,” ujar Anthony Winza Probowo, pada Kamis, 7 November 2019.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.