Performa KPK Dinilai Alami Penurunan, Warganet: Buktinya 18 Kasus Mangkrak di KPK Padahal Rugikan Negara Hingga Triliyunan

Performa KPK Dinilai Alami Penurunan, Warganet: Buktinya 18 Kasus Mangkrak di KPK Padahal Rugikan Negara Hingga Triliyunan

R
Alhini Zahratana
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja memperoleh hasil survei publik yang berisi ketidakpuasan akan pemberantasan korupsi yang ditampilkan KPK belakangan ini.

Survei Indikator menunjukkan bahwa penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja KPK sudah terlihat dmulai 2019 lalu.

Mengacu pada hasil survei, pada 2019 tingkat kepuasan berada di sekitar 80 persen.

Survei Indikator menunjukan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap institusi paling tinggi adalah TNI dengan 93 persen yang disusul oleh tingkat kepercayaan terhadap Presiden 85 sebesar persen. Kemudian Mahkamah Agung (MA) 79 persen; Mahkamah Konstitusi (MK) 78 persen; Polri 76 persen; Pengadilan 74 persen; KPK 74 persen dan Kejaksaan 74 persen. Selain itu, MPR 67 persen; DPD 65 persen; DPR 61 persen dan Partai Politik 54 persen.

Populasi survei ini merupakan seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum yaitu mereka yang telah berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah ketika survei dilakukan. 

Baca Juga

Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 1.200 orang. 

Penilaian kemunduran kinerja KPK ini juga disuarakan warganet melalui sosial media.

“Ada 18 kasus mangkrak di KPK yang merugikan negara hingga puluhan triliun. Kenapa sih kasusnya mandeg? Apa konsekuensinya kalau ada kasus korupsi yang kedaluwarsa?” tulis akun @asumsico.

“Semakin dilemahkan maka semakin menurun performa dari KPK” tulis akun resmi ICW @sahabatICW.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.