Terkini.id – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meninjau pelaksanaan Vaksinasi Booster Presisi untuk Guru dan Tenaga Pendidikan serta Vaksin ke-2 Pelajar SMA dan SMK se-Makassar Raya yang berlangsung di Gedung Guru Jusuf Kalla Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu 23 Februari 2022.
Ia pun turut menyerahkan hadiah kepada peserta vaksinasi yang memenangkan undian. Beberapa di antaranya sepeda lipat serta alat-alat elektronik.
Dalam kesempatan ini, Andi Sudirman juga mengikuti arahan secara virtual vaksinasi Serentak Indonesia oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri menekankan agar Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri dapat bersama-sama dalam upaya akselerasi percepatan vaksinasi baik dosis satu, dosis dua maupun vaksinasi dosis tiga (booster), utamanya bagi lansia.
“Kita harapkan semua bekerja keras melaksanakan aturan vaksinasi dan memperkuat protokol kesehatan. Bagaimana kita melakukan akselerasi percepatan vaksinasi khususnya bagi lansia dan anak-anak,” pinta Kapolri.
- Wakil Gubernur Dukung Perluasan Program RISE untuk Perkuat Sanitasi Berkelanjutan di Sulsel
- Wakil Gubernur Sulsel Perkuat Sinergi Pemprov dan BKKBN Percepat Penurunan Stunting
- TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Program Keluarga Sehati di Luwu Timur
- Sulsel Raih WTP, BPK Temukan Persoalan Keuangan Serta Soroti Utang Beban dan Dana Bagi Hasil Rp705 Miliar
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengingatkan pentingnya memperhatikan penerapan prokes apalagi saat ini terjadi lonjakan kasus penyebaran.
“Olehnya itu Presiden, Bapak Joko Widodo selalu menekankan kunci penanganannya lonjakan varian omicron adalah mempercepat vaksinasi dan peningkatan disiplin protokol kesehatan, utamanya penggunaan masker,” kata Andi Sudirman.
Pelaksanaan vaksinasi ini menurut Andi Sudirman merupakan ikhtiar dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity). Data terakhir kementerian kesehatan menunjukkan bahwa 73 persen meninggal karena belum vaksin lengkap.
“Olehnya itu, ayo segerakan vaksin sebagai ikhtiar dari resiko fatality. Ayo kita bersama menggalakkan Sulsel Kebut Vaksinasi,” imbaunya.
Saat ini capaian vaksinasi di Sulsel sekitar 83 persen dari target 7 juta orang. Sementara itu, berdasarkan data dinas pendidikan, tertanggal 22 februari 2022, capaian vaksinasi untuk pelajar dosis 1 yakni 325.513 atau 91,22 persen dan dosis 2 yakni 275.398 atau 77,18 persen.
Adapun untuk pendidik dan tenaga kependidikan, cakupan vaksinasi sebanyak 33.015 atau 93,44 persen untuk dosis 1 dan dosis 2 telah mencapai 31.499 atau 89,15 persen.
Pelaksanaan vaksinasi booster untuk guru dan tenaga kependidikan serta vaksin ke-2 bagi pelajar SMA dan SMK ini atas kerjasama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dalam hal ini yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan serta Dinas Dukcapil dan kerjasama Polda Sulsel.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
