Rahasia Chocolicious Indonesia Kembali Raih MMF Culinary 2019

Manajemen Chocolicious Indonesia

Terkini.id, Makassar –  Sebagai bukti dari komitmen dan konsistensinya dalam memberikan kualitas dan cita rasa mengantarkan Chocolicious Indonesia kembali meraih penghargaan Makassar Most Favourite Award Culinary 2019.

Diketahui Chocolicious Indonesia menerima penghargaan bergensi tersebut sejak tahun 2015 silam.

Penghargaan yang diterima oleh toko kue yang memiliki beberapa toko (outlet) di Kota Makassar yang selalu menjadi pilihan favorit bagi masyarakat untuk berbelanja ini diberikan oleh media terkini.id.

Tahun 2019 ini, Chocolicious kembali masuk nominasi dari Makassar Most Favourite Culinary Award 2019 sebagai tempat favorit. Penghargaannya sendiri diserahkan langsung oleh Founder PT Makassar Indomedia (terkini.id) di Hotel MAYKO, 5 Desember 2019.

Chocolicious Indonesia Kembali Raih MMF Culinary 2019

“Memang selalu masuk tiga besar sebagai tempat favorit, yang namanya favorit pasti kita senang. Cuman ini juga menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi,” kata Mustikawati selaku Manager Sales and Marketing saat ditemui di Jalan AP Pettarani No. 40, Tamamaung, Kecamatan Makassar, Kota Makassar.

Baca juga:

Dia mengatakan untuk merebut hati pelanggan itu mudah tetapi mempertahankan sebuah pencapaian itu yang sulit.

“Itu yang membuat kami tertantang untuk memberikan yang terbaik. Jadi motivasi untuk mempertahankan agar jadi lebih baik lagi,” paparnya.

Beberapa menu Chocolicious Indonesia

Ditanya soal tantangan di era digitalisasi terhadap perkembangan toko kue saat ini, dia mengatakan sudah membaca momentum itu sehingga Chocolicious Indonesia mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.

“Semua orang hendak serba cepat, tinggal duduk sudah ada kue,” ungkapnya.

Mustikawati mengatakan Chocolicious Indonesia telah menyediakan delivery service sehingga ada tim driver khusus yang mengantarkan pesanan.

Juga sudah terhubung dengan Grabfood, Gofood, Shopee, dan Tokopedia. Dia mengatakan sebisa mungkin memasuki platform yang ada.

Chocolicious Indonesia

“Kita ada di situ karena memang eranya sudah di situ,” paparnya.

Terkait kemacetan yang di Kota Makassar khususnya di Jalan AP Pettarani lantaran pembangunan jalan, dia mengatakan terkena imbasnya.

“Pettarani macet dari awal pembangunan dan memang omset terjun bebas, cuman kami terbantu dari segi pemesanan melalui transportasi online karena walaupun macet orang tak perlu pergi macet-macetan,” urainya.

Selain itu, dia mengatakan juga terbantu lantaran sudah ada beberapa outlet di Kota Makassar seperti di Jalan Hertasning, Boulevard, Karunrung, Perintis Kemerdekaan, dan Mall Nipah Makassar.

“Dimana pun pelanggan berada kami selalu ingin lebih dekat,” pungkas dia.

Chocolicious Indonesia

Hingga saat ini, Chocolicious Indonesia telah menawarkan menu sebanyak 142 jenis kue. Dia mengatakan tiap tiga bulan selalu menawarkan inovasi rasa terbaru.

“Per tiga bulan selalu kami luncurkan produk baru supaya pelanggan tidak bosan,” kata dia.

Dia menambahkan Chocolicious Indonesia juga selalu mengedepankan kualitas, bahan-bahan premium, misalnya coklat impor langsung dari Swiss.

Bahkan Ia menganggap orang yang masuk Chocolicious Indonesia yaitu mereka yang mau diapresiasi sehingga harus mendapat yang terbaik bukan yang biasa saja.

“Jadi uang yang dia keluarkan sepadan dengan yang dia dapatkan,” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

Fakta Bisnis ‘Pesan Makan’ Selama Ramadan: Ayam Goreng Paling Disuka Warga Indonesia

Buka Puasa Bareng Keluarga? Buruan Pesan Paket ‘Delight Ramadhan’ ala Dinghao MYKO

Rasakan Sensasi Masakan Restoran di Rumah ala Dinghao MYKO, Mulai Rp42 Ribu

Paket Santap Bareng Keluarga ala Dinghao MYKO Mulai Rp198 Ribu, Buruan Pesan

Paket Bento Ala Dinghao MYKO Kini Bisa Disantap di Rumah, Pilih 3 Menu Hanya Rp118 Ribu

Tak Peduli Corona, Warga di Makassar Tetap Ngotot Salat Tarawih di Masjid

Kemenparekraf Ajak Pelaku Kuliner Tetap Produktif Lewat FSI di Tengah Covid-19

Bekerja dari Rumah, Mie ‘Kuntilanak’ Bisa Jadi Pilihan Menu Makanan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar