Soal Robohnya Atap Formula E, Guntur Romli: Tenda Hajatan yang Nyedot Ratusan Miliar? Tenda Pecel Lele Masih Lebih Kuat

Terkini.id, Jakarta – Politisi PSI, Muhammad Guntur Romli mengomentari robohnya atap tribun Formula E. Peristiwa ini menjadi perhatian publik mengingat tanggal 4 Juni 2022 mendatang ajang balapan mobil listrik akan di gelar di sirkuit Formula E, Jakarta.

Guntur Romli terkait robohnya atap tribun Formula E mempertanyakan dana ratusan miliar DKI yang dugunakan dalam pembangunan ini, namun menurutnya tenda pecel lele masih lebih kuat dibandingkan dengan atap tribun yang roboh.

Selain itu, Guntur Romli menyebut bahwa tribun yang ada di Formula E hanyalah tribun abal-abal yang dibangun dari kesombongan yang menggadaikan keselamatan.

Baca Juga: Guntur Romli Sebut Jakarta Butuh Ganti Gubernur, Teuku Gandawan: Anies...

“Ini tenda Hajatan Formula E yg nyedot ratusan miliar duit rakyat DKI? Tribunnya abal-abal, buah dari kebodohan & kesombongan yg mengabaikan keselamatan. Tenda pecel lele masih lebih kuat”, kata Guntur Romli, dikutip dari keterangan tertulisnya, Minggu 29 Mei 2022.

Dilansir Terkini.id dari akun media sosial Guntur Romli, politisi PSI itu juga menyebut bahwa ada kebohongan dari panitia penyelenggara yang mengatakan bahwa penyebab ambruknya atap tribun karena angin, sementara pihak kepolisian menyebut bahwa tiang penyangga yang tidak kuat yang menjadi penyebab dari insiden ini.

Baca Juga: Singgung Anies Baswedan Soal Perubahan Nama Jalan, Guntur Romli: Itu...

“Berarti panitia penyelenggara bisa diduga berbohong dgn menyebut angin sbg penyebabnya. Pdhal tdk ada laporan angin kencang. Kok tiba2 ambruk. Konstruksi abal2 krn korupsi? Pdhal ratusan miliar duit rakyat DKI sdah melayang, sedang diusut @KPK_RI”, tulisnya lagi.

Sebelumnya, atap tribun Formula E dikabarkan ambruk. Hal ini dibenarkan oleh pihak kepolisian.

Atap salah satu grandstand atau tribun di Sirkuit Formula E yang terletak di Ancol, Jakarta Utara, roboh akibat diterjang angin kencang dan hujan. Polisi menyebut peristiwa itu diduga akibat adanya masalah konstruksi.

Baca Juga: Singgung Anies Baswedan Soal Perubahan Nama Jalan, Guntur Romli: Itu...

“Kerusakan diakibatkan tiang penyanggah kurang kuat. Itu (keterangan) dari koordinator penanganan sirkuit ya,” ucap Harry.

Dari keterangan awal pihak pengelola Sirkuit Formula E menyebut pembangunan atap tribun itu telah selesai. Namun, persoalan teknis rekonstruksi membuat atap tribun roboh ketika diterjang hujan.

“Iya jadi mungkin tiangnya kurang kuat. Mungkin dia didesain, mungkin di negara kita cukup kuat hujannya jadi tidak cukup kuat penyanggahnya,” ucap Harry.

Bagikan